Posts

Teroris di Suriah Beralih ke Yaman

Image
Ada yang berbeda di perairan Abyan dua pekan terakhir ini. Maklum, wilayah Yaman selatan yang luasnya lebih dari dua kali Provinsi Banten-Indonesia itu bakal kedatangan tamu dari Suriah.  Pusat Komando Militer Arab Saudi di Provinsi Aden, Yaman, telah mengirimkan instruksi kepada Komandan Alqaeda, Salem Al Shina, di Abyan. Salem diminta untuk menyebarkan laskarnya di lepas pantai Abyan dalam rangka mengamankan sejumlah titik yang dijadikan pintu masuk kelompok teroris dari Suriah dan sejumlah negara lain. Dalam menjalankan operasi ini, Salem bekerja sama dengan partai berbasis Salafi di Yaman, Al-Islah.  Informasi ini berhasil didapatkan intelijen angkatan bersenjata Yaman. Berdasarkan sumber dinas rahasia inilah, surat kabar Al-Akhbar yang berbasis di Beirut melaporkan barisan Alqaeda Jazirah Arab (AQAP) sedang menanti kedatangan milisi teroris dari Suriah, 4 April 2021.   Pelabuhan Internasional Aden, yang berjarak 10 KM dari perbatasan Abyan, berada dalam kendali Dewan Transisi Sel

Riyadh: Normalisasi Israel Sangat Bermanfaat bagi Kawasan

Image
  Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al-Saudi mengatakan, normalisasi hubungan diplomatik negaranya dengan Israel bakal membawa manfaat besar. Setidaknya, kata dia, normalisasi akan banyak membantu Kawasan secara ekonomi, sosial dan keamanan.  Meski demikian, menurut Farhan seperti dikuitip Middle East Monitor , terwujudnya normaliasi Riyadh - Tel Aviv bergantung pada kemajuan proses perdamian. Dalam kesepakatan damai, Saudi ingin pembentukan negara Palestina berdasarkan batas demarkasi tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.  "Apa yang ingin kita harapkan terjadi ialah kesepakatan damai yang mewujudkan sebuah negara Palestina yang bermartabat dan dengan kedaulatan realistis yang dapat diterima warga Palestina," katanya. Menlu menyampaikan, normalisasi hubungan Saudi dengan Israel telah lama menjadi bagian dari visi Saudi. Ia bilang pemerintahan Raja Salman membayangkan normalisasi terealisasi diikuti dengan terbentuknya negara Palestina berdasark

Omar, Warga Makkah yang Tewas Membela Yaman

Image
Warga Kota Sanaa, Yaman, tumpah ke jalan memberikan penghormatan terakhir terhadap jenazah Abdulaziz Yusuf Said Mohamed Omar, 27 Maret 2021. Pemuda asal Makkah, Arab Saudi, ini tewas di palagan, 22 Maret 2021, ketika membela kedaulatan Yaman dari agresor. Menurut kantor berita setempat, Yemen Press Agency, Omar sebelumnya merupakan tentara Saudi. Ia ikut menyerang negara termiskin di jazirah Arab, Yaman,  dalam invasi koalisi militer yang dipimpin Saudi.   Pada sebuah pertempuran, Omar ditangkap oleh pasukan Yaman. Pria yang akrab disapa Abu Al-Ezz ini dijadikan tawanan perang.  Beberapa waktu kemudian, Pemerintahan transisi Yaman yang dipimpin Houthi Ansarullah membebaskan Omar. Tapi Omar menolak pulang ke Saudi. Ia memilih tinggal di Yaman, bergabung dengan pasukan pemerintahan setempat dan berjuang melawan tiran yang menguasai Tanah Airnya.   Abu Al-Ezz terlibat dalam operasi pembebasan Marib, salah satu provinsi di Yaman tengah. Ketika bertempur mengusir agresor dari Marib itulah,

Enam Tahun Menginvasi Yaman, Saudi Bisa Apa?

Image
Seratus burung besi beterbangan di langit Yaman pada malam 26 Maret 2015. Tepat pukul 2 dini hari, jet tempur koalisi militer Arab Saudi itu melesatkan misilnya ke daratan Sanaa, Aden, Taizz, dan Saada. Sementara di Washington, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat Adel Jubair menggelar jumpa pers. Ia mengumumkan serangan militer ke Yaman telah dimulai.  "Operasi ini untuk melindungi pemerintahan Yaman yang 'sah' dan mencegah gerakan radikal Houthi mengambil alih negara," kata Jubair. 'Pemerintah sah' versi Saudi merujuk pada administrasi di bawah Presiden Abdrabbuh Mansur Hadi, penerus presiden Yaman sebelumnya Ali Abdullah Saleh. Selama masa kepemimpinan keduanya, Sanaa berteman baik dengan Riyadh.  Pada 25 Maret 2015, Hadi dilaporkan melarikan diri ke Riyadh di tengah prahara politik dalam negeri buntut gelombang demonstrasi rakyat Yaman yang berujung revolusi. Keesokan malamnya, Saudi bersama 10 negara dalam koalisi membombardir Yaman.  Bandar udara

Lagi, Kospy Salurkan Bantuan 4.000 Dolar ke Yaman

Image
Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (Kospy) kembali menyalurkan bantuan khusus untuk warga Yaman melalui kantor Islamasil, Senin, 22 Maret 2021. Donasi tahap ketiga dari masyarakat Indonesia ini berjumlah 4.000 dolar AS atau setara dengan 57.660.000 rupiah.  Donasi dari Tanah Air melalui Kospy ini diharapkan dapat meringankan derita warga Yaman dan melipatgandakan pahala para donatur. Bagi masyarakat yang belum berkesempatan untuk berdonasi, kali berikutnya Kospy membuka kesempatan untuk disalurkan kepada bangsa Palestina seluas-luasnya, yaitu pada bulan Ramadan. Tepat pada bulan ini, Maret 2021, masa agresi koalisi militer Arab Saudi di Yaman genap enam tahun. Lembaga kemanusiaan Humanity Eye Center for Rights and Development melaporkan, korban jiwa akibat invasi setengah dekade ini mencapai 43.593 ribu jiwa seperti dilansir Yemen Press Agency,   23 Maret 2021 . Korban tewas berjumlah 17.079 yang di antaranya 3.821 anak dan 2.394 wanita. Sementara korban luka-luka 26.496 jiwa. Infr

Jangan Lupa Kawan: Gaza Masih Terblokade

Image
Jalur Gaza Palestina masih menderita akibat blokade yang dibuat Israel sejak 2007. Isolasi ini seolah melengkapi nestapa warga Gaza yang hampir saban hari menerima perlakuan keji tentara Tel Aviv.  Wajar bila wilayah seluas Kota Surabaya di tepi Laut Tengah ini menanggung krisis ekonomi akut. Hancurnya infrastruktur berdampak pada seluruh sendi kehidupan masyarakat Gaza. Sementara penagguhan pemulihan, khususnya pembangunan ekonomi, dan kandasnya kompensasi untuk pengusaha telah berdampak serius bagi Gaza. Banyak instansi internasional telah memperingatkan imbas mengerikan jika blokade terus berlanjut.    Israel berkali-kali mengumumkan tentang pelonggaran blokade. Tapi yang terjadi di sejumlah perbatasan justru sebaliknya. Otoritas Benjamin Netanyahu masih mencegah masuknya berbagai macam jenis barang, termasuk bahan bangunan, ke Gaza. Demikian juga ekspor produk industri dan pertanian dari Gaza.  Selama tahun 2020, situasinya tidak berubah. Kebanyakan lintasan komersial ditutup, seba

Penghancuran Bangunan Warga Palestina Meningkat 65 %

Image
Tentara Israel menyerobot dan menghancurkan 153 properti milik warga Palestina di Tepi Barat, termasuk di Yerusalem Timur, selama Februari 2021. Menurut Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), jumlah penghancuran bulan Februari tertinggi keempat berdasarkan data bulanan sejak pencatatan 2009. Tindakan Israel tersebut memaksa 305 warga Palestina mengungsi, termasuk 172 anak-anak dan berdampak pada mata pencaharian serta akses layanan pada 435 warga.  Lembaga Urusan Kemanusiaan di PBB (OCHA) melaporkan,  perusakan bangunan bulanan meningkat 65 persen di awal tahun ini dibandingkan rata-rata bulanan pada tahun 2020.  Rata-rata di awal tahun ini mencapai 71 perusakan sementara tahun lalu 71 tiap bulannya.  Tel Aviv berdalih dengan mengatakan properti tersebut dibangun secara ilegal alias tanpa izin. Tetapi menurut warga Palestina, organisasi hak azasi manusia termasuk PBB, izin bangunan di wilayah pendudukan Israel hampir mustahil didapatkan.   Penghancuran dan penyitaan properti pun tanp