Posts

Houthi Minta Tahanan Palestina Bebas, Riyadh Bergeming

Image
  Kelompok perlawanan Yaman, Houthi Ansarullah, siap membebaskan dua pilot jet tempur Saudi yang ditawan sejak Februari 2020. Dengan syarat, kata Houthi, 60 warga Palestina yang mendekam di rumah tahanan Saudi juga harus dibebaskan. Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyambut baik inisatif Houthi. Tapi Saudi masih bergeming.  Pemerintahan Raja Salman bin Abdul Aziz Assaud menahan sejumlah warga Palestina sejak awal 2019. Sebagian mereka dijebloskan ke dalam sel dengan tuduhan mendanai terorisme.  Di antara 60 tahanan merupakan anggota Hamas. Perwakilan Hamas di Saudi, Mohammad Alkhodari, 82 tahun, dan anaknya, Hani, ikut merasakan dinginnya lantai penjara.  Sementara pada 15 Februari 2020, Houthi berhasil menembak jatuh dua jet tempur Saudi yang menyerang Yaman di provinsi Jawf, dekat perbatasan Saudi-Yaman. Sebelum pesawat jatuh ke bumi, kedua pilot terpental keluar dari pesawatnya. Keduanya lalu menjadi sandera Houthi.  Kepala urusan tahanan Houthi, Abdul Qadir Murtada menyampaik

RESENSI - Paradoks Martir Quds Qasem Soleimani

Image
Bisa dimaklumi jika Qasem Soleimani hanya berdiam di kantornya memikirkan strategi perang. Dari balik mejanya, ia toh dapat mengerahkan pasukannya ke palagan dan menunggu laporan datang untuk dievaluasi . Bukankah ia seorang komandan pasukan dengan bintang dua, pangkat tertinggi dalam militer Iran? Bukankah ia telah menghabiskan usia mudanya sebagai prajurit di medan tempur? Tapi faktanya, itu bukan kebiasaan Soleimani. Ia bertindak bukan seperti umumnya para jenderal dan komandan militer.   Perwira tinggi yang satu ini justru rajin terjun ke medan perang, mengunjungi para pejuang di garis terdepan, mendengarkan pendapat mereka dan mendiskusikan masalah di lapangan. Ia tidak hanya mendengarkan opini orang yang datang padanya tapi menyambangi prajuritnya dan menyimak pendapatnya.   Menurut Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayid Hasan Nasrallah, kebiasaan inilah yang membantunya memiliki informasi lebih akurat dan pemikiran yang luas lagi mendalam terkait tanggung jawabnya sebagai komandan

Jejak Qasem Soleimani di Bumi Palestina

Image
Pagi di penghujung tahun, 80 burung besi Israel terbang bersamaan ke langit Gaza, Palestina. Dalam 220 detik, burung besi yang terdiri jet tempur F-16 dan heli tempur AH-64 Apache itu melesatkan bom ke seratus titik yang telah direncanakan. Setidaknya 205 warga sipil tewas. Tapi Gaza menolak takluk. Enam jam kemudian, 60 roket balasan meluncur sejauh 60 mil dari basis kelompok perlawanan Palestina, Hamas. Proyektil itu menghantam kota-kota besar Israel seperti Ashdod, Bersyeba dan Gedera. Dunia terheran-heran dengan serangan balik kelompok perlawanan. Bukankah roket Hamas hanya bisa mencapai 9,9 mil? Bagaimana bisa misil anyar itu berada di tangan kelompok perlawanan di Gaza, wilayah yang telah diblokade oleh Israel?  Lantaran mendapat kejutan dari Gaza,  perang yang dimulai 27 Desember 2008 itu akhirnya berlanjut pada hari-hari berikutnya. Rata-rata Gaza meluncurkan 44 roket setiap hari. Hingga pada 18 Januari 2009 Israel mengumumkan gencatan senjata.  "Perang itu termasuk bersek

Infografik Korban Agresi Militer di Yaman 2015-2020

Image
 

Tiap 2 Jam 6 Bayi Kehilangan Nyawa di Yaman

Image
Rata-rata seratus ribu bayi baru lahir meninggal dunia setiap tahun di Yaman. Tragedi ini berlangsung sejak koalisi militer Arab Saudi menyerang Yaman lima tahun lalu. "Ini berarti enam nyawa bayi melayang setiap dua jam," kata pejabat tinggi Kesehatan Yaman Najeeb Alqubati kepada jaringan televisi Almashirah , 20 Desember 2020.   Ia bilang, bantuan peralatan medis terhambat masuk ke negaranya selama agresi. Apalagi, koalisi yang didukung Amerika Serikat ini juga memblokade akses keluar masuk Yaman.   "Hingga kini, kami tak bisa membawakan tenaga medis lantaran blokade dan agresi," ujarnya.  Selain menghalangi bantuan alat medis, blokade membuat bencana malnutrisi. Akibatnya, calon bayi gugur sejak dalam kandungan ibunya. Najeeb juga bercerita bayi kembar siam yang lahir di Rumah Sakit Ibu Assabin, Sana'a. Menurutnya, operasi pemisahan bayi harusnya segera dilakukan di luar negeri.  "Tapi karena ageresi dan blokade, kita tak dapat melaksanakan itu," ka

Palestina Senang Indonesia Tolak Normalisasi dengan Israel

Image
Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas senang mendengarkan Indonesia menolak normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Ekspresi itu ditangkap oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, ketika ikut mendengarkan percakapan Abbas dengan Presiden Jokowi melalui telepon, 6 Desember 2020. "Presiden Abbas gembira atas konsistensi sikap Indonesia dalam mendukung Palestina," kata Teuku kepada Kospy.id , kemarin. Pada hari yang sama, mantan Duta Besar di Kanada ini ikut mendampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan maklumat secara virtual mengenai beragam isu. Di antaranya, posisi Indonesia setelah Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Negara mayoritas muslim yang disebut terakhir sempat menolak normalisasi sebelum akhirnya menerima. The Jerusalem Post melaporkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih terus berupaya mengajak negara-negara Arab dan muslim lainnya untuk  membuka hubungan d

PBB Minta Negara-negara Anggotanya Membantu Yaman

Image
Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta perhatian negara-negara anggotanya terhadap Yaman. Bencana kelaparan tak lama lagi bakal menimpa 5 juta orang di negeri tetangga Arab Saudi ini. "Saya menyerukan kepada semua negara-negara anggota untuk meningkatkan dukungan finansial untuk operasi bantuan PBB, dan untuk mengatasi krisis ekonomi yang parah di negara ini," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam memperingati dua tahun perjanjian Stockholm seperti dipublikasikan situs resmi PBB, 14 Desember 2020.   Perjanjian antara kelompok Hauthi Yaman dan Saudi ini bertujuan mengakhiri perang. Namun, kata Gutteres, masih banyak yang mesti dikerjakan untuk mencapai tujuan itu sementara penderitaan rakyat Yaman terus berlanjut.  "Menjaga keberlangsungan hidup manusia saat ini jauh lebih penting," katanya.  Sebelumnya, badan pangan dunia FAO memperingatkan kemungkinan lima juta jiwa akan ditimpa bencana kelaparan mulai tengah tahun depan. Musibah ini diperberat dengan ter