Langsung ke konten utama

Postingan

Sumpah Petinggi Senior Yaman: Serangan Balasan Akan Berlanjut Hingga Agresi Koalisi Saudi Berakhir

Serangan balasan akan terus berlanjut sampai pembebasan penuh Yaman dari invasi dan pengepungan oleh koalisi agresor Saudi yang didukung Amerika Serikat benar-benar berakhir. Hal ini disampaikan salah seorang petinggi senior dari Biro Politik Ansharullah, Mohammed al-Bukhaiti pada Minggu (23/1/2022) dalam sebuah wawancara eksklusif dengan jaringan televisi al-Alam. Arab Saudi beserta sekutunya telah mengagresi Yaman sejak Maret 2015 setelah gagal mempertahankan struktur pemerintahan bonekanya yang bersekutu dengan Riyadh di tampuk kekuasaan. Agresi dan blokade lebih lanjut oleh para agresor, telah menewaskan ratusan ribu orang Yaman dan mengubah seluruh Yaman menjadi tempat krisis kemanusiaan terburuk di dunia. "Operasi serangan balasan Yaman melawan negara-negara koalisi agresor akan berlanjut di tingkat domestik dan luar negeri sampai koalisi menghentikan serangannya dan mengakhiri blokade," kata al-Bukhaiti. Meskipun, “Negara-negara penyerang berusaha mengelabui opin
Postingan terbaru

Israel Cegah Alat Urgen Medis Masuk Gaza

  Israel mencegah perelatan medis yang urgen dan suku cadangnya masuk ke Jalur Gaza, kata Direktur Unit Citra Medis Kementerian Kesehatan Palestina, Ibrahim Abbas, Ahad, 23 Januari 2022. Abbas menyampaikan ini dalam konferensi pers di dekat pelintasan Beit Hanoun utara Gaza. Ia mengatakan, "Penjajah Israel mencegah warga Palestina mengakses layanan kesehatan yang layak di dalam maupun di luar Gaza." Beit Hanoun merupakan pelintasan yang menghubungkan antara wilayah terblokade Gaza, Israel dan daerah pendudukan Tepi Barat. Beit Hanoun dikuasai sepenuhnya oleh Israel, rezim yang memblokade Gaza sejak 2007. Abbas menjelaskan, Tel Aviv mencegah masukanya alat diagnosa dan komponen-komponen generator oksigen. Alat ini sangat dibutuhkan pusat-pusat kesehatan di berbagai daerah di Gaza. Dengan larangan ini, menurut Abbas, Israel ingin membunuh pasien-pasien di Gaza secara perlahan.  Rezim ini justru melakukan tindak kejahatan dalam sektor layanan kesehatan di Gaza di saat dunia seda

Akibat Serangan Koalisi Agresor yang Serampangan, Selama Januari Saja Sudah 17 Anak Terbunuh di Yaman

Tujuh belas anak telah tewas di Yaman bulan ini sebagai akibat dari pertempuran yang sedang berlangsung di negara yang dilanda perang itu, kata Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF). "Menurut laporan, jumlah anak yang terbunuh hanya sejak awal tahun saja sudah mencapai 17," kata Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Ted Chaiban, dalam sebuah pernyataan. Dia menambahkan bahwa jumlah itu "hampir dua kali lipat jumlah seluruh anak yang juga tewas pada Desember lalu." Chaiban mengatakan anak-anak "terus menjadi yang pertama dan paling membayar mahal" selaku korban selama tujuh tahun agresi Saudi di Yaman, menambahkan bahwa lebih dari 10.000 anak telah terluka atau terbunuh di negara itu sejak 2014. "Jumlah sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi," katanya, menyerukan kepada Koalisi Saudi dan negara-negara yang mendukung mereka "untuk menghormati hukum internasional dan melindungi warga sipil, termasuk anak-a

Israel Tangkap 17 Jurnalis Palestina

Setidaknya 17 jurnalis dan pekerja media profesional Palestina ditangkap oleh Israel, menurut laporan Palestine Chronicle, 23 Januari 2022. Mereka ditahan karena meliput tindakan kriminal tentara Israel dan pemukim ilegal terhadap warga Palestina.   Dari total yang ditahan, tujuh di antaranya menjalani hukuman penjara, lima orang lainnya ditahan atas nama 'tahanan administratif', dan lima lagi belum mendapatkan vonis.  Tahanan administratif merupakan istilah yang digunakan Tel Aviv untuk menahan warga Palestina tanpa dasar dakwaan atau proses pegadilan dan tanpa batas waktu. "Penjajah (Israel) mengaplikasikan negara terorisme menghadapi media Palestina untuk membungkam media dan melemahkan pendirian warga Palestina," kata organisasi pekerja media, Journalist Support Committee (JSC) seperti dikutip Anadolu Agency. Lembaga hak asasi manusia memperingatkan Israel yang sengaja menunda vonis terhadap tahanan yang telah meringkuk di penjara bertahun-tahun tanpa proses peng

Haaretz Ungkap Kuburan Massal Warga Palestina Korban Pembantaian Israel di Pantai Kaisarea (2)

Film Dokumenter “Al-Tantura” Mengenai film dokumenter “Al-Tantura”, yang menyertakan kesaksian-kesaksian sebelumnya, Haaretz mengindikasikan bahwa film tersebut akan diputar dua kali minggu depan, secara online, sebagai bagian dari festival “Sundance Film” di Utah, AS. Haaretz menggambarkan film tersebut, yang disutradarai oleh Alon Schwartz, sebagai "proyek dokumenter yang mengesankan". Dan dia melanjutkan, “Meskipun kesaksian para prajurit dalam film itu diberikan dalam kalimat yang terputus-putus, di sebagian pengakuan, gambaran keseluruhannya jelas: Prajurit di Brigade Alexandretta membantai orang-orang tak bersenjata setelah pertempuran usai.” Menentukan Lokasi Kuburan Massal Kesaksian dan dokumen yang dikumpulkan Schwartz untuk filmnya menunjukkan bahwa setelah pembantaian, para korban dikuburkan di kuburan massal, yang sekarang berada di bawah "tempat parkir Beach Dor", menurut Haaretz. Dia berkata: "Kuburan itu digali khusus untuk tujuan ini, dan pengub

Keluarga Salhiah dari Yerusalem Timur Siap Bawa Kasus Penghancuran Rumahnya oleh Israel ke Mahkamah Internasional

Pengacara yang bertindak atas nama keluarga Salhiah di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur telah mengonfirmasi bahwa mereka akan membawa kasus penghancuran rumah klien mereka oleh Israel ke Mahkamah Internasional (ICC).  Kasus mereka adalah salah satu dari beberapa yang akan dibawa ke pengadilan oleh Pengacara Bindmans yang bermitra dengan Pusat Keadilan Internasional untuk Palestina (ICJP), London. Pekan lalu, keluarga Salhiah diserang oleh pasukan Zionis Israel, dipukuli, ditangkap dan ditahan. Rumah mereka juga dihancurkan. Meskipun Yerusalem Timur diduduki secara ilegal di bawah hukum internasional, ICJP mengatakan telah menyaksikan "penghancuran dan perampasan properti yang luas, tidak dibenarkan oleh kebutuhan militer dan dilakukan secara tidak sah dan ceroboh", merupakan pelanggaran berat terhadap Konvensi Jenewa 1949 dan dianggap kejahatan perang menurut Statuta Roma tahun 1998 tentang Pengadilan Kriminal Internasional". Pernyataan ICJP mencatat, "Ja

Aktivis Inggris Gelar Demo Kutuk Pembersihan Etnis Palestina oleh Rezim Zionis

Puluhan demonstran berkumpul di luar kedutaan Israel di London. Mereka menyerukan boikot terhadap Israel sekaligus mengecam pemerintah Inggris yang melahirkan rezim pendudukan dan hingga kini mendukung setiap aksi biadabnya terhadap rakyat Palestina. Demonstrasi semacam ini, yang terus berlangsung di berbagai belahan dunia, membuat Israel kian terpojok dan hampir mustahil untuk mencegah dunia mengetahui apa yang sedang terjadi di wilayah pendudukan dan sudah berlangsung selama beberapa dekade. []