Langsung ke konten utama

Postingan

Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan AS Milik Saudi

  Pasukan pertahanan dan poros perlawanan Yaman menembak jatuh drone tempur buatan Amerika Serikat milik Arab Saudi. Pesawat tanpa awak itu remuk di langit Ma'rib, provinsi kaya minyak bagian tengah Yaman, Sabtu, 4 Desember 2021. "Pertahanan udara kami menembak jatuh sebuah drone mata-mata buatan AS  'ScanEagle' di area Juba, Ma'rib," kata juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, seperti dilansir Tasnim. Dengan demikian, kata Saree, Yaman telah menjatuhkan 7 drone tipe yang sama pada tahun ini. Ia bilang, tentara Yaman akan melakukan seluruh kekuatannya dengan fasilitas yang ada untuk mempertahankan kedaulatan negaranya. Sementara di barat daya Yaman, Saudi menyerang Provinsi Ta'iz sehingga menewaskan 17 orang, termasuk anak-anak. Riyadh terus membombardir tetangganya yang miskin ini  dengan mengabaikan seruan masyarakat internasional untuk menghentikan agresi. Korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yam
Postingan terbaru

Pasukan Israel Hancurkan Rumah-rumah Warga Desa Al-Markez

Pasukan pendudukan Israel menghancurkan rumah-rumah warga Palestina dan tempat penampungan domba di desa Al-Markez di Masafer Yatta. Aksi tersebut membuat penduduk setempat kehilangan tempat tinggal di tengah cuaca dingin yang sedang melanda. []

10 Pelajar YamanTerluka Akibat Serangan Drone Saudi

  Sebuah pesawat tanpa awak milik koalisi militer Arab Saudi melesatkan misil ke wilayah Dali', barat daya Yaman dan mengenai sekolah Zaid Al-Sharji. Setidaknya sepuluh pelajar terluka menurut laporan media setempat Al-Mashirah, Ahad, 28 November 2021.   Tidak lama kemudian, serangan udara kembali menghantam sebuah stasiun bahan bakar dekat sekolah tersebut. Korban luka dari warga sipil pun bertambah. Sehari sebelumnya, pesawat tempur Saudi juga membombardir desa Dhahaban di pinggir Ibu Kota Sana'a. Akibatnya, sejumlah bangunan dan infrastruktur desa hancur. Menurut sumber Al-Mashirah, aksi brutal ini mencerminkan kesengajaan Saudi menjadi sipil sebagai target.    Sementara korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini. Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan itu lantaran ingin

14 dari 16 Kota di Provinsi Ma’rib Berhasil Dibebaskan Tentara Yaman

Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi al-Mashat menyampaikan bahwa saat ini 14 kota di Provinsi Ma’rib praktis sudah kembali ke pangkuan Yaman dan hanya tinggal dua kota lagi yang segera akan dibebaskan. “Kami menyarankan kepada dunia secara umum, dan para kroni agresor secara khusus, agar merevisi salah perhitungan mereka, untuk kemudian bersikap realistis terkait konsekuensi buruk dari aksi mereka menyerang Yaman,” tegas al-Mashat. “Hari ini, kemuliaan adalah milik orang yang memihak kebenaran dengan cara membantu bangsa dan Tanah Airnya. Sementara kehinaan diperuntukkan bagi orang yang mengkhianati bangsa dan Tanah Airnya. Tentu merupakan sebuah kehormatan besar bahwa Sanaa tiap hari dan pekan menyaksikan kembalinya ratusan orang dari putra-putra Yaman ke pelukan Ibu Pertiwi. Mereka adalah orang-orang yang telah memperbaiki sikap dengan cara keluar dari Koalisi Agresor Saudi,” tambahnya. “Saat ini kami mendengar kabar-kabar menggembirakan dari dalam kamp-kamp antek Saudi, yang mem

74 Tahun Lalu, PBB Tetapkan 29 November sebagai Hari Internasional Solidaritas untuk Palestina

Hari ini 74 tahun yang lalu, tepatnya 29 November 1947, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat resolusi untuk menyelesaikan masalah di Palestina. Namun, hingga kini Palestina belum mendapatkan hak-haknya, karena masih terus dijajah dan wilayahnya terus-menerus dicaplok oleh rezim Zionis Israel. Fakta terbaru, seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (25/11/2021), Israel bahkan telah memberikan persetujuan awal untuk rencana yang akan memperluas batas kota Yerusalem dengan membangun ribuan rumah di permukiman ilegal baru di Yerusalem Timur. Rencananya, ada 3.000 rumah yang akan dibangun, dengan rencana pengembangan menambah 6.000 rumah. Padahal, sudah sejak awal, aksi pembangunan permukiman Israel ini dianggap ilegal menurut hukum internasional. Berdasarkan Kesepakatan Oslo tahun 1993, bagian di wilayah Yerusalem Timur merupakan Ibu Kota Palestina yang terdiri dari Tepi Barat dan Jalur Gaza. Namun, Israel tetap ngotot mengklaim seluruh kota Yerusalem sebagai Ibu Kotanya yang tak terpisahkan

[VIDEO] - Pasukan Penjajah Israel Serang Demonstran Palestina di Tepi Barat

Pasukan penjajah Israel menyerang puluhan warga Palestina yang berdemonstrasi di pintu masuk desa Luban e-Sharkiya di Tepi Barat yang diduduki. Para demonstran menuntut perlindungan bagi anak-anak mereka menyusul gelombang serangan brutal oleh pemukim ilegal Yahudi yang terus berlangsung di wilayah tersebut. []

Bertahan Hidup di Bawah Penjajahan Israel, Ibu-Ibu Palestina Gelar Bazaar di Ras al-Amud

Sejumlah ibu-ibu Palestina gigih bersiasat untuk tetap bertahan dalam kesulitan hidup di bawah penjajahan Israel.  Mereka mengadakan bazaar dengan menjual beragam makanan dan aneka macam kue tradisional yang merupakan produk olahan ala rumahan alias buatan sendiri, di lingkungan Ras al-Amud, sebelah timur Yerusalem yang diduduki Israel.  Bazaar yang cukup populer di Yerusalem ini bertujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi para wanita dan kaum ibu di wilayah tersebut. []