Langsung ke konten utama

Alasan Palestina Berterima Kasih ke Ayatullah Sistani


Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengirimkan surat ucapan terima kasih kepada ulama senior Irak, Grand Ayatullah Ali Sistani, seperti dilaporkan jaringan televisi berbasis di Lebanon, Almanar. Ucapan disampaikan untuk mengapresiasi dukungan Ayatullah terhadap kemerdekaan Palestina yang ia kemukakan dalam pertemuannya bersama Paus Fransiskus.

Paus melakukan kunjungan bersejarah ke Irak sejak tanggal 5 sampai 8 Maret 2021.  Inilah  kunjungan pertama Pemimpin Gereja Katolik ke Negeri 1001 Malam. 

"Belum ada Paus sebelumnya yang berani ke Irak," kata mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang juga pernah menyambangi Baghdad dan Najaf, seperti tertulis dalam blog pribadinya, Disway.id, 10 Maret 2021.  

Papa Franciskus menyambangi kediaman Sistani pada hari kedua di Najaf, sekitar 181 km dari Baghdad. Keduanya berdialog kurang lebih 45 menit tentang kekerasan atas nama agama yang harus diakhiri. 

"Ayatullah Al-Sistani memiliki ungkapan yang saya coba ingat baik-baik: manusia itu bersaudara karena agama atau sederajat karena ciptaan. Dalam persaudaraan, ada kesetaraan, dan kita tak bisa melangkah turun dari kesetaraan," kata Paus kepada wartawan dalam penerbangan pulang dari Baghdad ke Roma. 

Dalam pertemuan monumental itu, Presiden Abbas juga mencatat bagaimana Ali Sistani menyampaikan dukungannya kepada "orang-orang Palestina yang sedang berjuang memulihkan hak-hak bangsa mereka". Abbas kemudian menyampaikan harapannya agar warga Irak dan masyarakat Arab lainnya dapat menikmati kesejahteraan dan memulihkan kehormatan Al-Quds.   

"Al-Quds" merujuk pada Kota Suci Yerusalem, tempat berdirinya Masjid Al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam. Sejak tahun 1967, Israel menduduki Kota Suci yang terletak di Tepi Barat Palestina itu.[]