Langsung ke konten utama

MUI Serukan Penggalangan Dana untuk Membantu Yaman

Majelis Ulama Indonesia menyerukan penggalangan dana untuk membantu warga Yaman. Seruan disampaikan menyusul laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyatakan tetangga Arab Saudi itu tengah menghadapi krisis kemanusiaan terparah di dunia saat ini.

Badan Kemanusiaan PBB memperkirakan 50 ribu warga Yaman meninggal dunia akibat kelaparan. Sementara 5 juta warga lainnya, tinggal selangkah lagi, menyusul.

Negara miskin berpenduduk 29 juta ini terseret ke dalam krisis akibat invansi koalisi militer Saudi. Setelah enam tahun menyerang Yaman, Riyadh belum dapat menduduki Sana'a lantaran mendapatkan perlawanan dari kelompok Ansarullah Houthi dan angkatan bersenjata negara setempat. Perang di Yaman pun tak terhindarkan.  

"MUI mendesak semua pihak yang terlibat dalam peperangan di Yaman untuk segera melakukan gencatan senjata," kata Ketua Komisi Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Bunyan Saptomo, seperti dilansir Kantor Berita Antara, 7 Maret 2021. 

Menurut mantan Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria ini, pihak terkait seharusnya dapat menyelesikan masalahnya di meja perundingan, bukan dengan opsi perang. Apalagi Saudi dan Yaman merupakan negara berpenduduk mayoritas muslim.  

"Lakukan perundingan untuk menyelesaikan pertikaian mereka secara damai sesuai dengan spirit Islam yang berarti kedamaian," ujarnya. 

Atas dasar bencana akibat perang inilah, MUI menilai penggalangan bantuan untuk Yaman urgen dilakukan. MUI mengapresiasi PBB yang telah memberi perhatian terhadap negara di selatan Jazirah Arab itu.

"MUI sebagai wakil umat Islam Indonesia menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PBB atas komitmennya untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Yaman sejak perang terjadi pada tahun 2015," kata diplomat lulusan UGM Yogyakarta ini. 

Pada tahun 2020, PBB melalui pengumpulan dana badan kemanusiaan OCHA mengalokasikan 163,5 juta dolar bantuan untuk Yaman. Setidaknya 75,3 juta dolar telah disalurkan kepada 58 kerja kemanusiaan bersama mitra lembaga di garis depan.

Di Indonesia, sejumlah lembaga nonpemerintah juga menggalang dana untuk meringankan beban rakyat Yaman. Di antaranya, Komite Solidaritas Palestina dan Yaman yang berbasis di Jakarta. 

Pada 16 Februari 2021, Komite mengirimkan bantuan tahap kedua untuk warga Yaman. Donasi dari masyarakat Indonesia ini berjumlah 3.600 dolar Amerika Serikat atau setara dengan 50.130.000 rupiah.[] 



Foto: Bunyan Saptomo. Sumber: Detik.com