Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Kospy Salurkan Bantuan 3.000 Dolar ke Palestina

Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (Kospy) di Jakarta menyalurkan donasi 3.000 dolar AS melalui kantor Islamasil khusus kepada warga Palestina, Rabu, 21 April 2021. Bantuan tahap ketiga yang setara 43.590.000 rupiah ini berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia.  Donasi diharapkan dapat meringankan derita warga Palestina, khususnya di bulan suci Ramadan ini.  Pada Mei mendatang, penjajahan Israel atas Palestina memasuki tahun ke-73.  Khusus di Jalur Gaza, wilayah yang luasnya seperti Kota Surabaya ini telah terpenjara 14 tahun dalam blokade Israel. Di tengah situasi sulit ini, Covid-19 yang merebak sejak Maret 2020 semakin menambah kemalangan warganya .  Kospy menyampaikan, pihaknya kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan donasi pada tahap berikutnya. Sumbangan kali ini diperuntukkan bagi terselenggaranya peringatan Hari Alquds sedunia pada hari Jumat terakhir bulan Ramadan 1442 hijriah.  Derma di bulan puasa ini juga diharapkan menjadi pahala yang berli

Shatha dan Dinginnya Penjara Israel

Jarum jam menunjukkan pukul 2 malam ketika rombongan tentara Israel menggerebek kediaman Shatha Hasan di Kota Ramallah. Dengan tangan terborgol, gadis 21 tahun itu digelandang keluar rumah, menuruni tangga, melewati dinginnya Tepi Barat, Palestina. "Allah bersamamu, Nak!" teriak ibu Shatha dari balik jendela. Seorang serdadu di pekarangan rumah segera menyoroti sumber pekikan itu dengan lampu senter. "Doakan saya, Bu!" sahut sang putri sebelum dibawa masuk ke dalam kendaraan beroda empat.       Iring-iringan kendaraan lalu membawa mahasiswi Universitas Birzeit Palestina itu ke kamp militer Benjamin . Setibanya di kamp, mereka melemparnya ke ruang gelap. Tangannya masih terborgol dan matanya ditutup.  Malam jahanam itu terjadi pada 12 Desember 2019. Setelah beberapa jam, mereka memindahkannya ke Penjara Ofer, Haifa, utara Israel, sekitar dua jam perjalanan dari Ramallah. Di sana, ia dijebloskan ke dalam sel remang-remang, pengap dan tanpa kamar kecil. Perempuan bern

Israel Sebaya dengan Ibuku, Tapi Ia Penindas

Bermukim di kamp pengungsi Gaza, Raiqa, 72 tahun, telah melewati segudang pengalaman pahit. Tapi ketika terjangkit Covid-19, ia merasa inilah pengalaman terburuk dalam hidupnya. "Ibu saya tahu prosesi pemakaman pasien Covid-19 tak dapat dilakukan selayaknya lantaran aturan pembatasan sosial," kata Rami Almaghari, anak tertua Raiqa, seperti ia tulis di electronicintifada.net , 29 Maret 2021. "Itu yang mengkhawatirkan pikiran Ibu." Saat mendengar ibunya masuk rumah sakit akibat terjangkit Covid-19 pada Februari lalu, Rami merasa sangat cemas. Beberapa pekan sebelumnya, kerabatnya yang berusia 74 tahun meninggal dunia usai terpapar virus corona.  Setelah itu,  ibunya terinfeksi virus dan memiliki penyakit penyerta.  Raiqa menderita diabetes. Ia juga memiliki riwayat paru-paru dan jantung yang bermasalah. Tujuh belas tahun lalu, ia pernah menjalani operasi jantung.  Gelombang besar Covid-19 sejak Februari 2021 turut memicu kecemasan Rami. Pada 24 Maret, lebih dari 20.00

Teroris di Suriah Beralih ke Yaman

Ada yang berbeda di perairan Abyan dua pekan terakhir ini. Maklum, wilayah Yaman selatan yang luasnya lebih dari dua kali Provinsi Banten-Indonesia itu bakal kedatangan tamu dari Suriah.  Pusat Komando Militer Arab Saudi di Provinsi Aden, Yaman, telah mengirimkan instruksi kepada Komandan Alqaeda, Salem Al Shina, di Abyan. Salem diminta untuk menyebarkan laskarnya di lepas pantai Abyan dalam rangka mengamankan sejumlah titik yang dijadikan pintu masuk kelompok teroris dari Suriah dan sejumlah negara lain. Dalam menjalankan operasi ini, Salem bekerja sama dengan partai berbasis Salafi di Yaman, Al-Islah.  Informasi ini berhasil didapatkan intelijen angkatan bersenjata Yaman. Berdasarkan sumber dinas rahasia inilah, surat kabar Al-Akhbar yang berbasis di Beirut melaporkan barisan Alqaeda Jazirah Arab (AQAP) sedang menanti kedatangan milisi teroris dari Suriah, 4 April 2021.   Pelabuhan Internasional Aden, yang berjarak 10 KM dari perbatasan Abyan, berada dalam kendali Dewan Transisi Sel

Riyadh: Normalisasi Israel Sangat Bermanfaat bagi Kawasan

  Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al-Saudi mengatakan, normalisasi hubungan diplomatik negaranya dengan Israel bakal membawa manfaat besar. Setidaknya, kata dia, normalisasi akan banyak membantu Kawasan secara ekonomi, sosial dan keamanan.  Meski demikian, menurut Farhan seperti dikuitip Middle East Monitor , terwujudnya normaliasi Riyadh - Tel Aviv bergantung pada kemajuan proses perdamian. Dalam kesepakatan damai, Saudi ingin pembentukan negara Palestina berdasarkan batas demarkasi tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.  "Apa yang ingin kita harapkan terjadi ialah kesepakatan damai yang mewujudkan sebuah negara Palestina yang bermartabat dan dengan kedaulatan realistis yang dapat diterima warga Palestina," katanya. Menlu menyampaikan, normalisasi hubungan Saudi dengan Israel telah lama menjadi bagian dari visi Saudi. Ia bilang pemerintahan Raja Salman membayangkan normalisasi terealisasi diikuti dengan terbentuknya negara Palestina berdasark