Langsung ke konten utama

Mengenal Barisan Brigade Perlawanan di Palestina



Para pejuang front perlawanan di Palestina merupakan rakyat biasa seperti orang kebanyakan. Mereka mencintai keluarganya, profesi, pendidikan atau pekerjaannya. Sebagian mereka telah berumah tangga dan memiliki anak. 

Barisan perlawanan bekerja siang dan malam demi membebaskan Tanah Air mereka dari pendudukan Israel. Hingga tahun ini, rakyat Palestina menanggung derita delapan dekade penjajahan Israel. 

Calon prajurit pada umumnya harus memenuhi sejumlah syarat dan pelatihan ketat sebelum dapat terlibat dalam barisan perlawanan. Setelah lolos, mereka ditempatkan pada posisi sesuai dengan keterampilan dan kapasitas masing-masing. 

Kebanyakan mereka terlibat secara sukarela, berjuang meraih kemerdekaan tanpa menerima bayaran. Tapi ada juga yang telah meninggalkan gawai harian, bekerja untuk gerakan perlawanan purnawaktu dan menerima gaji. Tapi bagaimanapun, di antara mereka ada yang telah meninggalkan gawai hariannya dan bekerja purnawaktu dalam gerakan perlawanan dan karena itu mereka mendapatkan gaji. 

Lalu mengapa mereka menyamarkan wajahnya? Tujuannya untuk menyembunyikan identitas mereka. Dengan cara ini, mereka dapat menghindarkan diri dan keluarga mereka dari target serangan Israel. 

Salah satu anggota Brigade Abu Ali Mustafa, sayap militer PFLP dalam parade militer kemenangan Palestina atas Israel, 2 Juni 2021. Sumber: https:palestinechronicle.com



Di Palestina, setidaknya lima kelompok perlawanan yang memiliki sayap militer. Kelima kelompok itu ialah Hamas, Jihad Islam, Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP), Komite Perlawanan Rakyat, dan Front Demokrasi untuk Pembebasan Palestina.

Hamas, contohnya, melahirkan sayap militer bernama Brigade Izz Addin Alqassem pada tahun 1992. Satuan militer Hamas ini memiliki prajurit antara sepuluh ribu sampai 40 ribu prajurit.  

Sementara Jihad Islam punya Brigade Alquds. PFLP mendirikan Brigade Abu Ali Mustafa. Komite Perlawanan Rakyat memiliki Brigade Nasser Salahuddin. Dan Front Demokrat untuk Pembebasan Palestina punya Brigade Perlawanan Nasional Palestina. []

Sumber: Alquds News Network dan ISWNews