Langsung ke konten utama

Profil Pilu 39 Wanita Korban Agresi Jahanam Israel

 


Mayoritas wanita yang tewas merupakan seorang ibu. Sebagian lagi sedang mengandung. Sebagian lainnya bersiap naik pelaminan.  

***

254 orang Palestina kehilangan nyawanya setelah pesawat tempur Israel membombardir Jalur Gaza selama 11 hari. Dari total korban, 66 di antaranya adalah anak-anak dan 39 wanita. 

Kebanyakan korban wanita telah berumah tangga. Ada yang tewas meninggalkan buah hatinya, ada juga yang ditemukan berkalang tanah bersama seluruh keluarganya. Berikut profil memilukan dari 39 wanita yang hilang nyawa antara 11 - 21 Mei 2021 di Gaza.    

11 Mei 2021. 

1. Layali Abu al-Khair. Wanita 40 tahun ini berlatar pendidikan ilmu biologi. Ia merupakan ibu dari 7 anak. Dia tewas bersama suami dan 3 anaknya. 

2. Amira Abdel Fattah Sobh. Wanita 58 tahun ini tewas bersama putranya yang difabel, Abdurahman, setelah pesawat tempur Israel meledakkan rumahnya.   

3. Manar Baraka. Serangan Israel mengenai wanita 18 tahun ini ketika berada di Deir el-Balah, tepatnya di lahan peternakan ayam keluarganya. 

12 Mei 2021.

4. Reem Saad El-Telbani. Wanita 31 tahun ini lulusan teknologi infromasi. Ia sedang mengandung 7 bulan ketika misil Israel membunuhnya. Saad tewas bersama dua anak dan calon bayinya.

5. Miami Arafa. Ia adalah ibu dari empat anak. Usianya sudah 48 tahun. Ia pernah mengungkapkan harapannya untuk dapat menyaksikan pernikahan anak-anaknya. 

6. Hadeel Arafa. Wanita 28 tahun ini sedang mempersiapkan dirnya menempuh hidup baru. Rencananya ia akan menikah dua pekan setelah Idul Fitri tahun ini. Tapi sebelum hari itu tiba, Israel telah menghabisi nyawanya.

7. Maysoon Zaki Al-Hato. Wanita 55 tahun yang tewas bersama suaminya. Keduanya menjadi sasaran agresi ketika dalam perjalanan berkendaraan roda empat.  


 

13 Mei 2021. 

8. Rawya al-Tanani. Wanita 35 tahun sedang berbadan dua ketika ditemukan tak lagi bernyawa. Ia meninggal dunia bersama suami dan empat anaknya. Keluarga ini pernah punya mimpi dapat membeli rumah suatu hari nanti. 

9. Walaa Amen. Perut wanita 25 tahun ini juga sedang berisi. Ia bahkan telah memberikan nama 'Meryem' kepada calon bayi pertamanya. Namun Israel membunuh keduanya. 

10. Warda Amen. Wanita 24 tahun ini adalah saudari Walaa. Ia dikenal sebagai pelajar berprestasi. Mahasiswa perdagangan berbahasa Inggris dan telah merencanakan bekerja untuk menghidupi keluarganya.

11. Hadeel Amen. Pelajar sekolah perawatan ini adik kedua dari Walaa setelah Warda. Usianya terpaut empat tahun dari Walaa. Dua pekan sebelum tewas dalam serangan Israel, dia menjual anting emasnya untuk membeli perlekapan sekolah seperti jas putih perawat, stetoskop dan alat monitor tekanan darah. 

12. Kholoud Al-Zamili. Ibu dua anak ini tengah hamil 7 bulan ketika Israel menghabisi nyawanya. Ia tewas bersama putrinya dan calon bayinya. 

13. Halima Al-Madhoun. Wanita 66 tahun ini tewas bersama suaminya, Abdurahman.

14. Siham Yousef Al-Rantisi. Wanita 66 tahun. Ia tewas bersama putrnya, menantu perempuan dan cucunya yang berusia 2 tahun. 

15. Shaima Diab Al-Rantisi. Ia menantu Siham Yousef Al-Rantisi. Ditemukan tak bernyawa bersama suaminya dan anaknya yang berusia 2 tahun. 

16. Manar Issa Salama. Wanita 39 ini tewas bersama putrinya, Lina.

17. Nima Saleh Ayyash. Wanita 47 tahun ini sedang merawat ibunya yang difabel di Desa Ummu Nasr, Gaza utara, ketika Isrel menewaskannya.  

18. Sabreen Abu Dayya. Wanita 28 tahun ini merupakan ibu dari lima anak. Dia tewas bersama putranya yang berusia 10 bulan dan dua saudarinya. 

19. Nisreen Abu Dayya. Wanita 26 tahun ini adalah ibu dari tiga anak. Ia hidup dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan dibandingkan masyarakat Gaza umumnya. Nisreen mencari-cari suaminya yang tiga tahun lalu merantau ke Eropa untuk mencari pekerjaan.  

 


14 Mei 2021

20. Lamia Al-Attar. Wanita 27 tahun ini merupakan ibu dari tiga anak. Ia tewas bersama dua putranya. 

21. Fayza Salama. Wanita 43 tahun, ibu tiga anak sekaligus nenek bagi enam cucu ini sedang menantikan kelahiran cucu ketujuhnya. 

22. Yasmin Abu Hatab. Dia dikenal perempuan terpelajar, dididik menjadi guru sekolah dasar, tapi memilih menghabiskan usianya untuk membesarkan anak-anaknya. Wanita 30 tahun ini tewas bersama empat anaknya. 

23. Maha Abu Hatab Al-Hadidi. Wanita 35 tahun ini tewas bersama 4 anaknya.

16 Mei 2021

24. Abeer Eshkontna. Wanita 29 tahun, ibu lima anak, ini tewas bersama empat anaknya. 

7 Wanita dari keluarga Abu Al-Owf

25. Majeda Abu Al-Owf. Wanita berusia 78 tahun. Nenek dari 13 cucu ini tak luput dari sasaran serangan bombardir Israel. 

26. Sobhia Abu Al-Owf. Wanita 72 tahun dan telah kehilangan penglihatannya sejak 11 tahun lalu lantaran masalah kesehatan. Meski demikian, Israel menghajarnya juga. 

27. Raja Abu Al-Owf. Wanita 41 tahun ini salah satu relawan yang bekerja membantu psikologis orang-orang di Gaza. Da bersiap mempertahankan tesis doktoralnya dalam ilmu Psikologi di Islamic University dalam 3 bulan ini. Tapi dia dan empat anaknya tewasnya dalam serangan Israel. 

28. Raja Abu Al-Owf. Wanita 41 tahun telah menyelesaikan kuliah masternya dalam bidang sosiologi. Tapi tiga hari setelah mengambil predikat masternya, Raja tewas bersama 4 anaknya. 

29. Reem Ahmed Abu Al-Owf. Wanita 40 tahun ini merupakan ibu dari empat anak. Ia  tewas bersama suaminya Eymen dan tiga anaknya. Sementara Omra, satu-satunya keluarganya yang selamat, menjadi yatim piatu. 

Dua bersaudara 

30. Shaima Abu Al-Owf. Wanita 21 tahun ini merupakan mahasiswi Kedokteran Gigi. Dia dikenal sebagai qari Alquran. Shaima telah merencakan menempuh hidup baru dengan naik pelaminan pada bulan ini, Juni, tapi serangan Israel mengubur semua itu. 

31. Rawan Alaa Abu Al-Owf. Adik Shaima ini berusia 18 tahun dan merupakan mahasiswi Teknik Komputer. 

5 Wanita dari Keluarga Al-Kolak

32. Saadia Yousef Al Kolak. Tewas bersama saudarinya dalam usia 84 tahun. 

33. Bahaa Amin Al Kolak. Wanita 49 tahun ini sedang merawat orangnya tuanya yang sepuh. Dia meninggal bersama ibunya di jalan Al-Wehda Gaza. 

34. Reham Fawza Al Kolak. Wanita 33 tahun ini bekerja sebagai insinyur di perusahaan telekomunikasi Palestina. Dia seorang penggemar setia sepakbola LaLiga.

35. Ayat Ibrahim Al- Kolak. Wanita 19 tahun ini tewas  di Jalan Wahde. Ia terbunuh bersama suaminya dan anaknya yang berusia enam bulan.  

36. Amal Jamil Al Tater Al-Kolak. Wanita 42 tahun ini tewas bersama tiga anaknya. 


 

19 Mei 2021

37. Amanai Saleha. Wanita 38 tahun ini merupakan ibu dari seorang anak perempuan. Ia terbunuh ketika masih mengandung 8 bulan. Tragisnya lagi, Saleha tewas seluruh keluarganya. 

38. Fida'a Al-Qudra. Wanita 35 tahun ini merupakan ibu dua anak laki-laki dan tiga anak perempuan.

20 Mei 2021

39. Huda Salah Al-Khaznadar. Wanita 36 tahun ini terbunuh akibat serangan Israel yang menyasar rumahnya di Khan Yunis, Gaza. Sementara suami dan anak-anaknya mengalami luka-luka.[] 


Sumber: Anadolu Agency

Foto utama: Masyarakat Palestina mengiring jenazah Razan al-Najjar.  Razan merupakan paramedis wanita Palestina yang bekerja sebagai relawan di Gaza. Ia ditembak mati oleh sniper Israel pada 1 Juni 2018. [Quds News Network]