Langsung ke konten utama

Dunia Sambut Antusias Langkah Berani Ben & Jerry's ‘Tampar’ Israel

Perusahaan es krim populer Ben & Jerry's dengan tegas menyatakan akan berhenti menjual es krimnya di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki Israel setelah mengatakan penjualan di wilayah yang dicaplok Israel dari Palestina itu bertentangan dengan nilainya.

Ben & Jerry's membuat pengumumannya yang disebut sebagai salah satu teguran atau "tamparan" paling keras dan paling menonjol oleh perusahaan terkenal tersebut atas kebijakan Israel untuk menempatkan warganya secara ilegal di tanah Palestina.

Lebih dari  440.000 pemukim Israel hidup seenaknya di antara  sekitar tiga juta warga Palestina di tepi Barat, tanah yang direbut dan diduduki dalam perang 1967.

Langkah berani Ben & Jerry's untuk tidak lagi menjual es krim mereka di permukiman ilegal Israel ini pun, disambut secara luas dan antusias oleh semua manusia merdeka di seluruh dunia. 


Sebaliknya, seperti biasa, pihak Israel langsung berang dan menuding langkah Ben & Jerry's tersebut "tidak bermoral" sekaligus menstigma perusahaan ini sebagai "teroris". Lupa bahwa mereka sendiri adalah rezim penjajah yang hingga kini masih bercokol di tanah Palestina. []