Langsung ke konten utama

13 Orang Palestina Mogok Makan dalam Penjara Israel



Tiga belas tahanan Palestina di sel Israel memprotes penahanan ilegal mereka dengan mogok makan. Satu di antara mereka bahkan telah melakukan mogok hampir sebulan penuh.

Menurut Komisi Urusan Tahanan Palestina, mereka dijebloaskan ke balik jeruji tanpa pengadilan. Tahanan tidak mengetahui tuduhan yang membuat mereka meringkuk dalam sel dan tak boleh memeriksa bukti. 

"Bahkan, pengacara tak diizinkan memeriksa bukti," katanya. 

Salem Ziadat merupakan tahanan terlama memprotes kebijakan Tel Aviv. Pria berusia 40 tahun ini telah melangsungkan mogok makan selama 28 hari. 

Sebelumnya, jumlah tahanan mogok makan 15 orang. Namun dua tahanan - Mohammad Khaled Abusill dan Ahmad Abdulrahman - mencapai kesepakatan dengan lembaga rutan tentang batas penahanannya.

Hingga saat ini, Israel menahan 540 orang Palestina dalam status tahanan administratif yang dinilai taksah oleh hukum internasional. Kebanyakan mereka merupakan bekas tahanan yang pernah merasakan dinginnya lantai penjara bertahun-tahun karena melawan pendudukan Israel.  


Shehab News Agency