Langsung ke konten utama

70 Persen Warga Yaman Terancam Risiko Kelaparan

Sekitar 70 persen warga Yaman berisiko kelaparan, kata Bank Dunia kemarin (3/8), pada saat Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu tercatat berkurang setengahnya sejak 2015.

“Konflik enam tahun di Yaman telah menyebabkan sedikitnya 24,1 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk 12,3 juta anak-anak dan 3,7 juta pengungsi internal,” kata Bank Dunia dalam sebuah laporan yang diterbitkan di situs webnya.

Laporan itu menambahkan bahwa "sekitar 70 persen populasi berisiko kelaparan di negara yang sudah menjadi salah satu negara paling rawan pangan di dunia".

"Konflik telah menghancurkan ekonomi nasional, karena PDB telah berkurang setengahnya sejak 2015, mendorong lebih dari 80 persen dari total populasi di bawah garis kemiskinan," tambah laporan tersebut.

Menurut laporan itu, harga pangan juga meningkat karena pertempuran di sekitar pelabuhan, penangguhan impor komersial dan kekurangan pasokan yang diakibatkannya, dan depresiasi riyal Yaman, yang saat ini hampir tidak melebihi sepertiga dari nilai pada 2015.

PBB memperkirakan bahwa perang di Yaman, yang menewaskan lebih dari 233.000 orang dan membuat jutaan orang mengungsi, telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia. []