Langsung ke konten utama

Otoritas Palestina Tangkap Pemimpin Jihad Islam



Aparat keamanan Otoritas Palestina menangkap pemimpin senior Jihad Islam, Kheder Adnan, di Tepi Barat, Ahad 22 Agustus 2021. Jihad Islam merupakan salah satu kelompok perlawanan di Palestina dan penangkapan ini bukan yang pertama bagi Adnan. 

Menurut aa.com.tr, Adnan diringkus ketika berpartisipasi dalam sebuah unjuk rasa di Kota Ramallah. Unjuk rasa meminta pembebasan para aktivis yang ditahan lantaran melakukan demonstrasi menutut pembunuh Nizar Banat diseret ke pengadilan. 

Banat, aktivis demokrasi dan hak asazi manusia berusia 44 tahun, tewas dalam penahanan. Peristiwa itu tidak lama usai ia ditangkap oleh aparat keamanan Palestina.

Buntut dari protes berantai itu, Adnan kembali mendekam di balik jeruji. Dalam pengalamannya meringkuk dalam tahanan Israel, Adnan berulang kali melakukan mogok makan sebagai bentuk protes terhadap penahananya. 

Pada tahun 2012, Adnan menggelar 66 hari mogok makan dan menuntut Israel membebaskannya. Dia melakukan hal yang sama pada 2015 dan 2018. 

Pada Sabtu 21 Agustus 2021, aparat di Ramallah telah mengeluarkan larangan menggelar unjuk rasa ihwal pembunuh Banat. Namun aksi protes itu terjadi juga hingga aparat menangkap Adnan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Palestina ihwal penangkapan Adnan.  

Menurut lembaga hak asazi manusia setempat, setidaknya 120 warga Palestina ditangkap oleh aparat sejak Banat terbunuh pada 24 Juni 2021. []