Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Nenek Palestina 85 Tahun, Korban Tragedi Nakba ini Akhirnya Raih Gelar BA

Nenek Palestina berusia 85 tahun, Jihad Battu dari Nazareth di Palestina yang diduduki baru saja lulus dari universitas dan mendapat gelar BA dalam studi Islam! Battu telah berhenti sekolah di kelas 5 setelah Nakba Palestina pada tahun 1948, dan bersikeras melanjutkan studinya di usia 70-an. []

Boikot Pengadilan Israel, Tahanan Palestina Lanjutkan Mogok Makan

Sejumlah tahanan Palestina yang mendekam di penjara pendudukan Zionis telah melakukan mogok makan selama berbulan-bulan untuk memprotes penahanan sewenang-wenang mereka di bawah kondisi yang tidak manusiawi dan menuntut kebebasan. Dipenjara di bawah apa yang disebut kebijakan "penahanan administratif", setidaknya tujuh tahanan Palestina melakukan protes mereka terhadap perlakuan buruk dan kebijakan Israel yang represif dalam penahanan ilegal melalui mogok makan dan memboikot sidang pengadilan militer. Tercatat, Kayed Fasfous telah melakukan mogok makan selama 76 hari, Mikdad Qawasme selama 69 hari, diikuti oleh Hisham Abu Hawwash selama 43 hari, Rayeq Bisharat selama 38 hari, Shadi Abu Aker selama 35 hari, dan Hasan Shoukeh selama 9 hari, menurut kelompok advokasi para tahanan. Qawasme baru-baru ini dipindahkan ke rumah sakit menyusul memburuknya kesehatannya dengan cepat, sementara Fasfous dan tiga narapidana lainnya telah ditempatkan di klinik penjara Ramla, kata Perhimpuna

Saudi Terdesak di Ma'rib, Rakyat Yaman: Pulanglah!

Tentara Yaman dan kelompok perlawanan merebut kembali area Horra, Nejad dan Umm Rbeis di barat Al-Juba, provinsi kaya minyak Ma'rib. Pasukan Yaman meraih kemenangan usai berperang melawan pasukan koalisi militer Arab Saudi di selatan Ma'rib.   Menurut pengamat militer, kemajuan pasukan Yaman di Ma'rib membuat pasukan Saudi kian tertekan dalam kota. Area Al-Juba, yang tak jauh dari kota dan merupakan pertahanan terakhir pasukan Saudi, telah jatuh di tangan Yaman, menurut Tasnim News Agency, 28 September 2021.  Dalam bebeberapa bulan terakhir, tentara Yaman mengintensifkan operasi pembebasan provinsi di tengah-tengah Yaman ini. Sementara di medan lain, daerah Kashina, tentara Yaman melanjutkan serangannya ke kamp-kamp tentara Saudi. Ma'rib menjadi saksi kehebatan tentara Yaman yang disokong oleh berbagai suku setempat. Mereka berjuang untuk membebaskan Tanah Air-nya dari pendudukan pasukan asing. Masyarakat setempat mengatakan, pasukan Saudi mesti lekas meninggalkan nege

Pasukan Israel Tembak Mati Pria Palestina yang Biasa Berburu Burung di Jalur Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina di Jalur Gaza memperingatkan rezim pendudukan setelah pasukan Israel menembak mati seorang pria Palestina saat berburu burung di dekat perbatasan timur kamp Al-Bureij di Jalur Gaza tengah hari ini. "Kejahatan tercela terakhir ini, yang menyaksikan pembunuhan Mohamed Ammar, di dekat perbatasan timur kamp Al-Bureij, melintasi setiap garis merah," kata Kelompok Perlawanan dalam sebuah pernyataan hari ini (30/9). "Agresi oleh musuh terhadap rakyat kami akan menimbulkan tanggapan kejam yang bersifat khusus," tambah pernyataan tersebut. Kelompok Perlawanan juga mengatakan bahwa Israel memikul semua tanggung jawab atas konsekuensinya jika melanjutkan eskalasi dan serangan terhadap rakyat Palestina. Sebelumnya hari ini, Mohamed Abdelkarim Ammar yang berusia 41 tahun ditembak mati di kepala dan leher saat dia sedang berburu burung oleh pasukan Israel yang ditempatkan di perbatasan timur Jalur Gaza, timur kamp Bureij. Sepupunya mengatakan bahwa s

Pemuka Lintas Agama Seru israel Serahkan Jasad Syuhada Arab dan Palestina

Ulama Muslim, Kristen dan Samaria, Selasa kemarin menyerukan masyarakat internasional dan organisasi hak asasi manusia untuk menekan Israel agar segera menyerahkan jasad para syuhada Palestina dan Arab yang hingga saat ini berada dalam penguasaannya. Dalam sebuah konferensi tentang penahanan jenazah para syuhada oleh Israel, yang diselenggarakan oleh Komite Nasional untuk Hukum Humaniter Internasional di Kementerian Kehakiman, Menteri Kehakiman Palestina Muhammad Shalaldeh mengatakan penahanan jenazah para syuhada oleh rezim Israel melanggar hukum internasional dan kemanusiaan, dan termasuk dalam kebijakan hukuman kolektif yang dipraktikkan oleh penjajah Israel terhadap rakyat Palestina. Sementara itu, Imam dan Peneliti Agama Samaria, Hosni Al-Samari, mengatakan kebijakan itu melanggar ajaran Taurat dan ajaran semua agama. Dia menekankan bahwa tiga agama monoteistik harus menetapkan langkah-langkah praktis untuk berdiri di hadapan dunia demi menuntut kembalinya jenazah para syuhada Pal

Hari ini Tandai Peringatan 21 Tahun Intifada Kedua Palestina

Hari ini menandai peringatan 21 tahun dimulainya Intifada kedua Palestina, ketika pemimpin Israel Ariel Sharon, bersama dengan lebih dari 1.000 tentara, menyerbu Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Setelah 7 tahun perjanjian Oslo, orang-orang Palestina serentak melakukan pemberontakan melawan pendudukan dan pembangunan permukiman ilegal Israel yang terus berlanjut. Perlawanan inilah yang kemudian dikenal sebagai Intifada kedua. Setidaknya 4.973 warga sipil Palestina terbunuh selama Intifada kedua tersebut. Mereka di antaranya terdiri atas 1.262 anak-anak, 274 wanita, dan 32 tenaga medis yang bertugas di Palestina. []

[FOTO] - Pemukim Ilegal Israel Serang Warga Palestina di Desa al-Maqfara

Pemukim ilegal Israel menyerang warga Palestina di desa al-Mafqara di daerah Masafer Yatta di selatan Hebron di Tepi Barat yang diduduki. Serangan brutal tersebut diketahui telah melukai beberapa warga Palestina dan menyebabkan kerusakan material pada sejumlah properti mereka. []

Pemukim Ilegal Yahudi Tembaki Siswa Sekolah Palestina

Seorang pemukim ilegal Yahudi menembaki siswa sekolah Palestina di lingkungan Ras al-Amud di Yerusalem yang diduduki pada Senin siang. Sumber media lokal mengatakan bahwa pemukim melepaskan tembakan dari senapan mesinnya ke arah siswa sekolah yang menyebarkan kepanikan di antara mereka. Sumber menambahkan bahwa tidak ada yang terluka tetapi sejumlah kendaraan di dekatnya terkena peluru nyasar. []

Bebas dari Penjara Israel, Khalida Jarrar Langsung Kunjungi Makam Suha Putrinya

Tahanan Palestina yang baru saja bebas dari penjara Israel, Khalida Jarrar, mengunjungi makam putrinya, Suha, hari ini. Seperti diketahui, putrinya meninggal karena serangan jantung mendadak Juli lalu, dan rezim pendudukan Israel menolak untuk membebaskan Khalida meski hanya sebentar, sekadar agar Khalida dapat menguburkan putri kesayangannya. []

Sejak Awal 2021 Terjadi 652 Pelanggaran Israel terhadap Jurnalis Palestina

Dilansir Safa Press Agency, Komite Solidaritas untuk Jurnalis Palestina menyatakan bahwa rezim pendudukan Israel tercatat telah melakukan 652 pelanggaran terhadap jurnalis Palestina sejak awal tahun 2021. Pada Hari Solidaritas Internasional untuk Jurnalis Palestina, Komite mengatakan bahwa agresi pada Mei 2021 baru-baru ini di Gaza, rezim penjajah Israel diketahui membunuh jurnalis Yousef Abo Hussein dan menghancurkan lebih dari 59 institusi media. Komite menyerukan untuk memberikan perlindungan dan solidaritas untuk wartawan Palestina dan menyebut mereka sebagai pembawa kabar, yang selalu dikejar untuk dibunuh oleh aparat rezim pendudukan Israel agar mereka bungkam untuk selamanya. Komite juga mengapresiasi peran para jurnalis tersebut dalam mengungkap sisi kemanusiaan, meliput peristiwa dan mendokumentasikan aksi-aksi pelanggaran dan serangan brutal Israel terhadap rakyat Palestina. Komite juga meminta semua jurnalis di seluruh dunia untuk memperkuat solidaritas mereka dan mendukung

Hamas: Palestina Takkan Pernah Rela Israel Hadir di Yerusalem dan Injak-injak Masjid Al-Aqsa

Hamas memperingatkan upaya terus-menerus rezim pendudukan Israel yang memungkinkan pemukim kolonial bebas berkeliaran memasuki masjid Al-Aqsa.  Jubir Hamas, Mohammed Hamada mengatakan bahwa musuh bebuyutan ini pada akhirnya akan menerima banyak kerugian dan penyesalan.  Dia menambahkan bahwa orang-orang Palestina tidak akan meninggalkan Yerusalem dan masjid Al-Aqsa sendirian, dan perlawanan sengit baru-baru ini hanyalah pesan kepada penjajah Israel bahwa peluru dan senjata siap untuk mempertahankan Al-Aqsa.  Hamada juga mencatat bahwa perlawanan empat warga Palestina yang akhirnya syahid membela Al-Aqsha, termasuk tiga dari kota Bidu, adalah pesan kehormatan yang ditanggung oleh semua warga Palestina.  Sementara tetap mengizinkan lebih dari 500 pemukim ilegal untuk masuk ke Masjid al-Aqsa dan mengibarkan bendera pendudukan Israel, pasukan Israel secara brutal justru menahan seorang pemuda Palestina tanpa alasan yang jelas hanya karena si pemuda hendak shalat dan berdoa di tempat suci t

Konferensi Partai Buruh Inggris Sepakat Sebut Israel 'Rezim Apartheid'

Konferensi Partai Buruh di Inggris telah memberikan suara mendukung mosi untuk mengidentifikasi Israel sebagai rezim yang mempraktikkan kejahatan apartheid.  Mosi tersebut mengikat Partai untuk menerapkan sanksi termasuk menghentikan transaksi dan hubungan dagang, khususnya perdagangan senjata antara Inggris dan rezim pendudukan Israel. []

Tentara Israel Halangi Akses Sekolah Anak-anak Palestina

Pasukan penjajah Israel melanjutkan berbagai pelanggaran mereka terhadap anak-anak Palestina saat mereka menghalangi akses siswa ke sekolahnya di desa al-Lubban Ash-Sharqiya, selatan Nablus, hari ini, menurut sumber setempat. Disebutkan bahwa tentara Israel sengaja mencegah para siswa berjalan di Jalan Nablus-Ramallah untuk mencapai sekolah mereka tepat waktu, memaksa mereka melalui medan yang berat untuk mencapainya. Pasukan Israel juga menahan seorang siswa berusia 17 tahun dari desa terdekat Ammuriya selama lebih dari dua jam sebelum membebaskannya. Serangan terhadap pendidikan oleh pasukan militer Israel dan pemukim Israel di Palestina merupakan pelanggaran berat terhadap hak anak atas pendidikan dan perkembangan kecerdasan mereka. Serangan-serangan ini kerap terjadi di daerah-daerah paling rentan di Tepi Barat – Area C, H2 dan Yerusalem. []

China Siap Perkuat Hubungan Bilateral dengan Yaman

China menyatakan bersedia bekerja sama dengan Yaman untuk memperkuat hubungan bilateral, dan mendukung kedaulatan, kemerdekaan, persatuan dan integritas wilayah Yaman dan Pemerintah Yaman yang sah, kata Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi pada Jumat kemarin, seperti dilansir CGTN. Hal itu disampaikannya saat bertukar pesan ucapan selamat dengan Menteri Luar Negeri Yaman, Ahmad Awad bin Mubarak pada peringatan 65 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara. Memperhatikan bahwa Yaman adalah salah satu negara Arab paling awal yang menjalin hubungan diplomatik dengan China baru, Wang mengatakan kedua negara telah dengan tegas saling mendukung dalam masalah-masalah yang menyangkut kepentingan inti masing-masing sejak pembentukan hubungan diplomatik. China akan terus mendukung promosi penyelesaian politik masalah Yaman, tambahnya. Ahmad mengatakan, sejak terjalinnya hubungan diplomatik, kerja sama telah dilakukan di berbagai bidang atas dasar yang kokoh untu

Denmark Sumbang 1 Triliun ke Palestina

Denmark memberikan hibah 72 juta dolar atau kurang lebih 1 triliun rupiah untuk mendukung perjuangan Palestina mencapai kemerdekaan. Dana ini diperuntukkan untuk membantu pemerintah lokal, pertanian, masyarakat sipil dan bidang lainnya. Menteri Keuangan Otoritas Palestina, Shukri Bishara, dan perwakilan Denmark untuk Palestina,  Ketil Karlsen, menandatangani kesepakatan di Ramallah seperti dilaporkan Middle East Monitor, 24 September 2021. Hadir juga Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammad Shatayyeh bersama para menteri urusan agrikultur dan pemerintah daerah. PM Otoritas mengapresiasi kebaikan Denmark. "Kami berterima kasih atas semangat yang terjalin antara Palestina dan Denmark," kata Shatayyeh. Ia bilang bantuan ini, "merupakan sebuah proses hubungan untuk perdamaian, keadilan dan pembangunan untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta memperluas kapasitas ekonomi Palestina yang membuat kita dapat terlepas secara bertahap dari ketergantungan pada kolonial

Tentara Yaman Hancurkan Gudang Senjata Koalisi Saudi di Ma'rib

Tentara Yaman dan gerakan perlawanan Ansharullah dilaporkan telah meluncurkan serangan rudal balistik ke gudang senjata milik pasukan dukungan Saudi yang setia kepada presiden terguling, Abdrabbuh Mansur Hadi di kota Ma'rib. Menurut sumber lokal, serangan itu terjadi pada tanggal 25 September dan menyebabkan ledakan besar yang berlangsung selama hampir setengah jam di daerah distrik Al-Abdiyah. Laporan yang belum dikonfirmasi juga mengklaim bahwa komandan senior pro-Hadi dan putra Gubernur Ma'rib, Abdullah Sultan, tewas dalam serangan itu. Serangan terbaru terhadap koalisi pimpinan Saudi ini terjadi saat tentara Yaman terus membebaskan sebagian besar provinsi Ma'rib. Pada tanggal 25 September, pejabat Yaman mengonfirmasi bahwa mereka telah membebaskan lebih banyak daerah di provinsi Ma'rib, mengatakan kepada media: “Milisi Ansharullah maju dari distrik Harib dan pagi ini merebut puncak bukit Malaa, lembah Om Reash yang berdekatan, bagian dari jalan raya utama di daerah

Bendera Palestina Berkibar di Halaman DPR Denmark

Bendera Palestina berkibar di halaman kantor parlemen Denmark, Kopenhagen, Senin, 20 September 2021. Pengibaran untuk menyambut Hari Bendera Palestina pada 30 September.  Duta Besar Palestina di Kopenhagen Manuel Hassassian dan Anggota DPR Sikander Siddik hadir dalam pengibaran itu.   Para pembicara mengingatkan hak warga Palestina untuk berjuang mendirikan negaranya dengan Kota Suci Yerusalem sebagai ibu kotanya.  Mereka menyerukan pemerintah Denmark mengakui negara Palestina dan ikut bertindak untuk menghentikan kriminal penjajah Israel.  Para orator juga menekankan hak tahanan Palestina untuk bebas dari penjara-penjara Israel.  Agenda ini digelar oleh Forum Komunitas Palestina di Denmark dan House 48. Di berbagai negara, warga Palestina juga memperingatinya pada 30 September yang menandai hari Presiden Mahmoud Abbas mengibarkan bendara Palestina di depan kantor pusat PBB, New York, yang pertama kali pada 2015.[]   Tasneem  

16 Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan, PBB: Akhiri Perang!

Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan krisis kemanusiaan di Yaman kian parah memasuki tahun ketujuh perang. "Kami benar-benar menyaksikan 16 juta orang di Yaman 'bergerak' menuju kelaparan," kata Direktur Program Pangan Dunia PBB David Beasley, pada Rabu, 22 September 2021.  Hingga kini perang terus berlanjut dan memakan korban. Selain jutaan orang terancam kelaparan, ribuan orang telah mengungsi.  Laporan ini disampaikan David pada pertemuan virtual tingkat-tinggi para menteri di sela-sela Sidang Umum PBB ke-76. PBB menyampaikan melonjaknya kebutuhan bantuan untuk warga Yaman.   "Nomor satu, kami butuh berakhirnya perang ini. Kalau bantuan sudah lesu, ya, akhiri perang ini. Para pemimpin dunia harus menekan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik ini karena warga Yaman telah cukup menderita." Sementara korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung pe

Koalisi Militer Saudi Bunuh 7 Warga Sipil Yaman

  Jet tempur koalisi militer Arab Saudi menembak sebuah kendaraan sipil yang mengakibatkan 7 warga sipil meregang nyawa. Serangan meletus di  Shabwa, provinsi kaya minyak di selatan Yaman, pada Sabtu 18 September 2021, menurut media setempat Al-Mashirah TV. Kematian 7 orang ini memperpanjang daftar korban meninggal dunia yang telah berjumlah ratusan ribu sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini.  Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan itu lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana'a. Koalisi juga berhasrat menghancurkan kelompok perlawanan di Yaman, Houthi Ansarullah. Kebanyakan korban tewas dari kalangan anak-anak dan perempuan. Tak hanya itu, jutaan masyarakat Yaman terancam bencana kelaparan hingga kini akibat lulu lantaknya infrastruktur dalam negeri.   Walau telah memorakporandakan negara

Israel Menangkap Kembali Semua Buron Gilboa

Tentara Israel menangkap dua sisa buron tahanan Gilboa, Ahad pagi, 19 September 2021. Keduanya, Ilham Kamamji dan Monadel Infiat, tertangkap di Kota Jenin, Tepi Barat, Palestina. Sebelum penangkapan, agen intelijen Israel, Shin-Bet, telah mengendus rumah tempat keduanya bersembunyi. Ilham dan Monadel tak melawan ketika penyergapan.  Dengan penangkapan ini, Israel telah menangkap semua tahanan yang  melarikan diri dari rutan Gilboa pada 6 September 2021. Mereka kabur melalui terowongan rahasia yang dilaporkan telah mereka gali di bawah penjara, kata polisi Israel.  Poros perlawanan di Palestina angkat topi kepada mereka yang berhasil membobol penjara super ketat itu. Aksi 6 orang Palestina itu, kata Hamas dan Jihad Islam, menggoyahkan sistem keamanan Tel Aviv. "Peristiwa itu menunjukkan keberanian tahanan yang berhasil lolos dari penjara yang keamanannya sangat ketat," kata juru bicara Hamas, Fawzi Barhoun. "Ini heroik dan mengesankan."  Hingga kini, sekitar 4.850 or

3 Faksi Perlawanan Palestina Sepakat Bentuk 'Ruang Operasi Bersama' Lawan Israel

Menyusul eskalasi ketegangan yang terjadi baru-baru ini di Jenin, gerakan Fatah, Hamas dan Jihad Islami Palestina (PIJ) memutuskan segera membentuk "ruang operasi bersama" di wilayah tersebut untuk pertama kalinya dan untuk selanjutnya siap menghadapi kemungkinan serangan Zionis.  Seperti diberitakan Anadolu , seorang pejuang perlawanan dari Brigade Martir Al-Aqsa, sebuah kelompok yang berafiliasi dengan Fatah menegaskan, "Tidak ada ruang untuk berbicara [dengan Israel] kecuali dengan peluru."  "Kami siap bertarung dan kami tidak akan mundur," tambahnya. Pemberitaan tersebut juga menunjukkan bahwa pria bertopeng bersenjata yang mengenakan lencana Brigade Izz Al-Din Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, juga hadir. Menurut seorang pejuang Brigade Al-Quds Jihad Islam, "Sebuah mobilisasi umum telah diumumkan di kamp dan semua faksi siap untuk berperang. Tentara Israel akan melihat apa yang tidak diharapkan jika mereka berpikir untuk memasuki kamp."  Di

Gagal Taklukkan Yaman, Saudi Lirik Misil Israel

Riyadh telah lama mengincar misil buatan Tel Aviv. Kini, setelah 7 tahun gagal menaklukkan Yaman, Saudi berancang-ancang membeli sistem peluru kendali anti-balastik Israel.  Majalah Breaking Defense melaporkan, 14 September 2021, potensi pembelian kian terbuka setelah Amerika Serikat menarik sistem peluru kendali anti-balastiknya (THAAD) dan sistem pertahanan misil Patriot-nya dari pinggir Kota Riyadh. Juru bicara Pentagon John Kirby menolak menjelaskan rinci terkait langkah itu. Ia hanya mengatakan Washington tetap menjaga komitemennya terhadap para sekutu di Kawasan.  Majalah menyebut Raja Salman membidik produk lainnya dari Rusia dan Cina. Meski demikian, Saudi telah mempertimbangkan dua perusahaan secara spesifik: Rafael atau IAI.  Saudi menginginkan sistem pertahanan 'Iron Dome' dari Rafael karena dianggap mampu menembak roket-roket dalam jarak dekat. Riyadh juga melirik Barak ER buatan IAI yang didesain untuk melakukan intersep terhadap rudal-rudal kendali musuh.  Rafael

[FOTO] - Patung 'The Spoon of Freedom' Gambarkan Pelarian Ajaib 6 Tahanan Palestina

Seniman Kuwait, Maitham Abdal menyelesaikan karya unik berupa patung yang dinamainya "The Spoon of Freedom", untuk menggambarkan pelarian ajaib 6 tahanan politik Palestina dari penjara superketat Gilboa, Israel. Alasan Maitham membuat patung tersebut di rumahnya di Kuwait City adalah untuk menghormati tahanan Palestina yang menggunakan sendok untuk melarikan diri dari penjara Israel tersebut. Kini, sendok menjadi simbol baru perlawanan rakyat Palestina terhadap Israel. Ini terjadi setelah benda sederhana itu digunakan oleh enam tahanan Palestina untuk menggali terowongan selama 9 bulan hingga akhirnya mereka berhasil kabur dan mempermalukan aparat keamanan rezim Zionis. []

[VIDEO] - Aktivis Pro-Palestina Geruduk Kantor Puma di Manchester

Para aktivis pendukung Palestina di Manchester ramai-ramai menggeruduk lantai bawah kantor Manchester (Canada House) Puma. Puma adalah sponsor utama Asosiasi Sepak Bola "Rasis" Israel (IFA), yang mencakup tim di permukiman ilegal Israel di tanah Palestina yang diduduki. Selain membawa poster berisi pesan protes dan bendera Palestina, mereka mengecam rezim pendudukan Zionis dan menyerukan boikot terhadap Puma, serta kompak berulangkali meneriakkan yel-yel, "Bebas... Bebaskan Palestina!"[]

Tahanan Palestina Ungkap Perasaannya Usai Kabur dari Sel Gilboa

    Israel menangkap empat dari enam tahanan Palestina yang melarikan diri dari sel Gilboa. Kuasa hukum tahanan melaporkan, tentara Israel menyiksa kliennya usai penangkapan. Pengacara Khaled Mahajna mengatakan, seperti dilansir Anadolu 15 September 2021, sekujur tubuh kliennya, Mohammed al-Arida mengalami luka bekas pukulan dan bentuk siksaan lainnya. Parahnya lagi, kliennya tak mendapatkan perawatan usai dihajar di ruang interogasi. Meski demikian, tahanan tidak menyesali perbuatannya. Yacoub Qadri, misalnya, merasa lima hari dalam pelarian merupakan momen terindah dalam hidupnya.  "Saya melihat anak-anak di jalan dan saya mencium mereka. Itu suasana terbaik bagi saya," katanya. "Selama saya hidup, saya akan berupaya mencari kebebasan lagi dan lagi."    Sebelumnya, enam tahanan politik Palestina berhasil melarikan diri dari penjara Israel Gilboa, dekat Nazareth, 6 September 2021. Mereka kabur melalui terowongan rahasia yang dilaporkan telah mereka gali di bawa

PM Israel Tak Ingin Negara Palestina Berdiri

  Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan dirinya menentang pembentukan sebuah negara Palestina merdeka dan tak akan berunding dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. Dalam wawancara dengan media Israel Kan News , Bennett berbicara soal kemajuan-kemajuan agenda negaranya. Ia mengatakan pembentukan negara Palestina merdeka akan menjadi sebuah blunder. Dia juga bilang dirinya tak akan menemui Abbas, orang yang telah membawa tentara dan para komandan Israel ke pengadilan kriminal internasional di The Hague, Belanda. Ia menyebut Abbas ikut mendanai 'teroris', merujuk kelompok perlawanan. Dalam wawancaranya dengan harian Yedioth Ahronoth, dia memandang semua Yerusalem merupakan ibukota Israel. Tel Aviv menolak menyerahkan walaupun hanya Yerusalem Timur ke Palestina.

Kecuali Israel, Taliban Ingin Kerja Sama dengan Semua Negara

Taliban ingin menjalin hubungan dengan semua negara kecuali Israel. Demikian juru bicara Taliban Suhail Shaheen menyampaikan. Kepada media Rusia, Sputnik, Suhail bahkan menegakaskan Taliban membuka diri bekerja sama dengan Amerik Serikat. "Tentu, pada babak baru ini, jika Amerika ingin menjalin hubungan dengan kami terkait kepentingan negara dan rakyat masing-masing, dan apabila mereka ingin berpartisipasi dalam pembangunan kembali Afganisktan, kami membuka diri," katanya. Kemudian ia berkata, "Tapi kami tidak akan menjalin hubungan apapun dengan Israel. Kami ingin mempunyai relasi dengan negara-negara lain, kecuali Israel," ujarnya. Pada bulan lalu, dalam wawancara via telepon yang terekam dan tersebar, Shaheem terdengar bertanya pada wartawan, Roi Kais, "Anda bekerja di TV mana?" kemudian Reporter menjawab, "Kan News, Kan News." Kan News merupakan statiun TV Israel.   "Saya menerima banyak wawancara dengan jurnalis stiap hari setelah jatuh

Penjara Gilboa Bobol, Israel Tangkap Keluarga Buron

  Tentara Israel menahan kerabat 6 tahanan Palestina yang kabur dari penjara Gilboa. Mereka ditahan kemarin, 8 September 2021, menurut laporan lembaga pemerhati tahanan Palestina. Serdadu Tel Aviv menangkap empat kerabat dari buron di sejumlah desa wilayah Arraba dan Ya'bad, Tepi Barat bagian utara. Menurut kesaksian penduduk setempat, tentara juga menggeledah rumah demi rumah di Bir al-Basha, Deir Abu Da'if di samping Arraba dan Ya'bad. Sebelumnya, enam tahanan politik Palestina berhasil melarikan diri dari penjara Israel Gilboa, dekat Nazareth. Mereka kabur melalui terowongan rahasia yang dilaporkan telah mereka gali di bawah penjara, kata polisi Israel. Sejumlah media melaporkan bahwa lima dari enam tahanan yang berhasil kabur adalah anggota gerakan Perlawanan Palestina, Jihad Islam, yang berasal dari kota-kota dekat kota Jenin di utara Tepi Barat yang diduduki. Polisi Israel pun kini sibuk melakukan pencarian di wilayah sekitar penjara dengan dibantu puluhan anjing pela

Penjara Gilboa Kecolongan, Israel Panggil Keluarga Buron

    Israel memanggil keluarga salah satu tahanan yang kabur dari penjara Israel, Gilboa, 6 September 2021. Di samping itu, tentara Tel Aviv meningkatkan keamanan dan pembatasan Provinsi Jenin, Tepi Barat, Palestina selepas penjara super ketat itu jebol akibat aksi enam tahanan. Israel memanggil Fuoad Kamamji dan putranya Majd. Fouad merupakan ayah Ilham, salah satu dari enam tahanan yang berhasil kabur dari sel Gilboa. Sementara itu, Divisi Invantri Israel menyebarkan serdadunya di Marj Ibn Amer atau Lembah Jazreel, utara Israel yang berbatasan dengan Tepi Barat. Tentara mengecek setiap kartu identitas warga area tersebut. Sejumlah saksi mengatakan, seperti dikutip The Palestine Chronicle , tentara menggunakan kendaraan berplat Palestina dalam pemburuannya.   Sebelumnya, enam tahanan politik Palestina berhasil melarikan diri dari penjara Israel Gilboa, dekat Nazareth. Mereka kabur melalui terowongan rahasia yang dilaporkan telah mereka gali di bawah penjara, kata polisi Israel. Sejumla

6 Tahanan Bobol Sel Israel, Hamas: Heroik!

Poros perlawanan di Palestina angkat topi kepada 6 tahanan yang berhasil membobol penjara super ketat Israel, Gilbao, 6 September 2021. Aksi 6 orang Palestina itu, kata Hamas dan Jihad Islam, menggoyahkan sistem pertahanan Tel Aviv. "Peristiwa itu menunjukkan keberanian tahanan yang berhasil lolos dari penjara yang keamanannya sangat ketat," kata juru bicara Hamas, Fawzi Barhoun. "Ini heroik dan mengesankan." Ia menyebut, insiden tersebut merupakan kemenangan atas kegigihan para tahanan. "Ini umpan balik sesungguhnya bagi Zionis yang membagga-banggakan memiliki sistem keamanan terbaik," ujarnya. Sebelumnya, enam tahanan politik Palestina dikabarkan telah berhasil melarikan diri dari penjara Israel yang dikenal dengan penjagaan keamanan tingkat tinggi di Gilboa, dekat Nazareth, melalui terowongan rahasia yang dilaporkan telah mereka gali di bawah penjara, kata polisi Israel. Sejumlah media melaporkan bahwa lima dari enam tahanan yang berhasil kabur adalah a

[BREAKING NEWS] - Enam Tahanan Palestina Berhasil Kabur dari Penjara Super Ketat Israel

Enam tahanan politik Palestina dikabarkan telah berhasil melarikan diri dari penjara Israel yang dikenal dengan penjagaan keamanan tingkat tinggi di Gilboa, dekat Nazareth, melalui terowongan rahasia yang dilaporkan telah mereka gali di bawah penjara, kata polisi Israel. Sejumlah media melaporkan bahwa lima dari enam tahanan yang berhasil kabur adalah anggota gerakan Perlawanan Palestina, Jihad Islam, yang berasal dari kota-kota dekat kota Jenin di utara Tepi Barat yang diduduki. Berikut ini sekilas penampakan terowongan bawah tanah yang digali para tahanan tersebut. Polisi Israel pun kini sibuk melakukan pencarian di wilayah sekitar penjara dengan dibantu puluhan anjing pelacak yang mereka kerahkan.