Langsung ke konten utama

Pemukim Ilegal Israel Cabuti dan Hancurkan 300-an Lebih Pohon Zaitun Warga Palestina di Ramallah

 

Pemukim ilegal Israel pada hari Kamis (21/10/2021) mencabut lebih dari 300 pohon zaitun milik warga Palestina di desa Al-Mazraa al-Garbieh, utara kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki, sebagai bagian dari serangan lanjutan mereka pada musim panen zaitun.

Kepala Dewan Desa Al-Mazraa, Saade Zaqqout mengatakan kepada kantor berita Otoritas Palestina WAFA bahwa para petani di sana terbangun untuk melihat kebun zaitun mereka yang dirusak di dekat permukiman ilegal Israel di Kerem Reim.

Pemukim memasang gerbang besi dan blok semen di jalan untuk mencegah petani Palestina mengakses tanah mereka.

Itu terjadi ketika penduduk Palestina bersiap untuk panen zaitun tahunan, dengan para petani secara teratur dilecehkan dan diserang oleh pemukim selama musim itu.

Zaitun adalah sumber pendapatan utama bagi petani Palestina dan pemukim illegal Yahudi juga merusak, membakar pohon, dan meracuni tanaman.

Israel telah menduduki Tepi Barat secara ilegal sejak tahun 1967, melakukan berbagai pelanggaran terhadap warga sipil Palestina.

Lebih dari 600.000 orang Yahudi Israel tinggal di permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, dalam konstruksi yang dianggap ilegal menurut hukum internasional. []