Langsung ke konten utama

PM Israel: Palestina Berpeluang Jadi Negara Teror


https://static.timesofisrael.com/www/uploads/2021/10/AP21283313638960.jpg 

Perdana Menteri  Israel Naftali Bennett memandang  berdirinya negara Palestina berarti membuka peluang berdirinya sebuah negara teror. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers bersama kanselir Jerman Angela Markel di Yerusalem, 10 Oktober  2021.

"Kami belajar dari pengalaman  dan bekesimpulan negara Palestina besar kemungkinan menjadi negara teror," kata Bennett seperti dikutip media Israel, Haaretz.com.

Ia menambahkan Israel tidak mengabaikan warga Palestina. Mereka, kata mantan Menteri Pertahanan Israel ini, adalah "tetangga kami."

Pernyataan ini diutarakan usai mendengar Markel mengatakan dalam forum itu, "Saya percaya tetangga Israel ini tak diabaikan."

Selama kunjungannya,  Markel tak terdengar melontarkan  kritik terhadap pendudukan ilegal Israel dan tindak kriminalnya terhadap warga Palestina. Ia mengabaikan  berbagai laporan organisasi hak asasi manusia yang menilai Israel sebagai negara apartheid.

Markel berkunjung ke wilayah pendudukan itu beberapa  hari setelah  pengadilan Israel mengizinkan orang-orang Yahudi fanatik menggelar ibadah diam-diam di dalam Masjid Aqsa,  tempat ketiga yang disucikan umat Islam. Selain itu, pemukiman  ilegal  Israel tak berhenti merebut lahan-lahan Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang mengakibatkan ribuan warga terpaksa  mengungsi.[]