Langsung ke konten utama

Tentara Yaman Kuasai Basis Militer Ma'rib, Al-Qaeda Kabur


 


Tentara Yaman dan poros perlawanan merebut kembali basis militer koalisi Arab Saudi di wilayah tengah Yaman, Ma'rib. Para militan Al-Qaeda yang berjejaring dengan Partai Islah pun melarikan diri ke provinsi sebelah.

Menurut saksi mata, sejumlah petinggi komandan partai dukungan Riyadh ini ikut kabur ke timur provinsi Mahran. Di sana, mereka berusaha membangun lagi kamp militer.

Tentara Yaman dan aliansi menyerbu musuh di wilayah al-Jubah pada Jumat, 5 November 2021. Setelah berjam-jam baku tembak, tentara Yaman berhasil merebut kamp militer Umm Reesh.

Kejatuhan Umm Reesh menandai kemajuan perlawanan Yaman dan aliansi di wilayah Safar, termasuk di dalamnya provinsi kaya minyak dan gas Ma’rib.

 Sementara korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini.

Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan itu lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana'a. Koalisi juga berhasrat menghancurkan kelompok perlawanan di Yaman, Houthi Ansarullah.

Kebanyakan korban tewas dari kalangan anak-anak dan perempuan. Jutaan masyarakat Yaman terancam bencana kelaparan akibat lulu lantaknya infrastruktur dalam negeri.  

Walau telah memorakporandakan negara lain, Saudi belum juga mencapai tujuannya. Bahkan dengan perkembangan poros perlawanan yang dibantu angkatan bersenjata Yaman, menurut berbagai pengamat, Saudi hampir mustahil menduduki Sanaa. 


Tasnim News

 

 

 

 

 

 

Tasnim NA