Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Yaman Kutuk Saudi yang Ancam Mengebom Pelabuhan Sipil

Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Yaman mengutuk ancaman koalisi agresor pimpinan Saudi untuk mengebom pusat pabean pelabuhan al-Sawadiyah di provinsi Bayda. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian meminta PBB dan masyarakat internasional untuk menekan negara-negara koalisi agresor untuk berhenti menargetkan pelabuhan dan semua outlet bea cukai Yaman karena ini adalah fasilitas sipil yang menyediakan layanan profesional untuk semua lapisan masyarakat. Pernyataan itu mencatat bahwa “tuduhan dan rekayasa koalisi yang dipimpin Saudi datang sebagai bagian dari kebijakan sistematis untuk menghancurkan ekonomi nasional, dan pada saat yang sama merupakan tantangan terang-terangan terhadap konvensi dan hukum internasional”. Pernyataan itu menjelaskan bahwa sejak 2019, pelabuhan telah bekerja untuk menerima lokomotif, truk yang memuat makanan dan berbagai barang milik pedagang swasta dari berbagai provinsi, mencatat bahwa kantor PBB di Sana'a telah diberitahu tentang ancaman koalisi un

Pasukan Yaman Hantam Koalisi Saudi dan UEA di Provinsi Shabwah

Provinsi Shabwah pada Kamis sore menyaksikan konfrontasi militer pertama antara pasukan Pemerintah Keselamatan Nasional dan pasukan koalisi agresor yang dipimpin Saudi dan tentara bayarannya di sisi lain. Hal ini dilaporkan oleh Yaman Press Agency, berdasarkan kesaksian dari sumber suku lokal. Menurut sumber suku, apa yang disebut Brigade Infanteri ke-163 dan Brigade Al-Amaliqa, yang didukung oleh Arab Saudi dan UEA, melancarkan serangan militer ke lokasi pasukan Pemerintah Keselamatan Nasional di daerah Al-Saq, dan serangan lainnya ke Al-Safra'a. Garis konfrontasi saat ini menyaksikan pertempuran sengit antara kedua belah pihak, sumber menambahkan. Bala bantuan militer yang dikirim oleh pasukan UEA dari pantai barat ke Shabwah pada hari Selasa menjadi sasaran serangan di Bandara Ataq oleh penyerang tak dikenal, yang menyebabkan beberapa orang tewas dan terluka di antara mereka. Sebelumnya pada hari itu, serangan lain menargetkan pertemuan pasukan Al-Amaliqa yang didukung UEA di ka

Terkena Ledakan, 27 Serdadu Koalisi Agresor Saudi Tewas dan 41 Terluka di Timur Yaman

Sedikitnya 27 serdadu koalisi agresor pimpinan Saudi tewas dan 41 lainnya terluka akibat terkena ledakan di provinsi Shabwah, sebelah timur Yaman. Menurut sumber-sumber lokal, ledakan itu menghantam kamp Khamouma yang dikelola koalisi Saudi di daerah Markha. Sebuah rumah sakit di kota Ataq mengeluarkan panggilan darurat untuk menyumbangkan darah bagi puluhan orang yang terluka yang tiba di sana beberapa jam sebelumnya. Ledakan baru terjadi segera setelah serangan sebelumnya di Bandara Ataq pada hari Senin, yang mengakibatkan kematian dan cedera sejumlah petugas Emirat. []

Aliansi Faksi Perlawanan Palestina Luncurkan Manuver Militer Gabungan di Gaza

Untuk tahun kedua berturut-turut, Ruang Operasi Gabungan (JOR) faksi-faksi Perlawanan Palestina menggelar latihan dan manuver militer gabungan yang dijuluki "al-Rakan al-Shadid 2". "Dengan pertolongan dan karunia keberhasilan dari Allah, Ruang Gabungan faksi Perlawanan Palestina mengumumkan peluncuran kembali kegiatan pelatihan bersama untuk faksi-faksi Perlawanan, dengan sandi 'al-Rakan a-Shadid 2', yang akan berlanjut selama beberapa hari di tempat pelatihan dan lapangan dengan partisipasi semua Faksi Perlawanan Palestina", sebut sebuah pernyataan yang diterbitkan pada Sabtu. Selama latihan bersama, para pasukan berlatih menyerang posisi Israel dan menunjukkan simulasi penangkapan tentara IDF di depan media Palestina yang meliput kegiatan tersebut. Ruang Operasi Gabungan (JOR) dibentuk oleh Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) pada tahun 2006 sebagai metode untuk mengoordinasikan serangan terhadap Israel. Baru pada tahun 2018 sekitar dua belas kelompok Pa

Rezim Israel Siapkan RUU 'Hukum Facebook' Demi Bungkam Suara Rakyat Palestina untuk Dunia

Koalisi Palestina untuk Hak Digital memperingatkan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) "Hukum Facebook" Israel yang diusulkan merupakan ancaman besar bagi kebebasan berbicara bagi warga Palestina. RUU yang nantinya bakal disahkan menjadi Undang-Undang ini akan secara efektif memberi otoritas Israel kekuatan untuk menghapus berita dan posting apa pun oleh warga Palestina yang tidak diinginkannya. Jadi, terbitnya Undang-Undang anti kebebasan berekspresi ala Israel ini akan menjadi cara lain rezim penjajah tersebut untuk menghentikan dan menghalang-halangi tersebarnya fakta bahwa mereka merupakan satu-satunya rezim apartheid yang saat ini masih tersisa di dunia. []

[VIDEO] - Serdadu Zionis Hancurkan 6 Desa Al Naqab

Pasukan penjajah Israel, unit anjing dan kuda, serta buldosernya melakukan aksi penghancuran di enam desa Al-Naqab, di mana hampir 30.000 warga Palestina tinggal di sana.  Gerombolan serdadu Zionis itu juga menyerbu desa-desa, menyerang para penduduknya, memukuli para pengunjuk rasa, dan menghancurkan lahan pertanian atau perkebunan milik warga Palestina. []

Sepanjang 2021 Israel Hancurkan Hampir 1000 Bangunan dan Sita 2500 Hektar Tanah Milik Warga Palestina

Quds News Network melaporkan bahwa sepanjang tahun 2021 ini Israel telah menghancurkan hampir 1000 bangunan dan menyita hampir 2500 hektar tanah milik warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Kepala Pusat Penelitian Tanah, Jamal Al Amleh menyebutkan pihak Israel  menghancurkan 950 bangunan dan menyita 2.475 hektar tanah. Sementara para pemukim ekstremis Yahudi yang didukung tentara Israel, menebang dan merusak hampir 17.740 pohon. Bukan itu saja, rezim penjajah juga  memperluas 55 permukiman ilegal dan membangun hampir 15 pos permukiman baru di tahun yang sama, dan pada tahun berikutnya Tel Aviv dikabarkan telah menyetujui rencana untuk 100 proyek permukiman baru lagi. []

Demi Latihan Militer, Pasukan Israel Rusak Hunian dan Usir Puluhan Keluarga di Lembah Yordan Utara

Banyak keluarga Khirbet Ibziq, di Lembah Yordan utara, dipaksa hidup dalam keadaan tidak menentu selama hampir satu bulan karena diusir dari rumah mereka hanya karena pasukan Israel ingin melakukan pelatihan militer di dekat wilayah tersebut. Akibatnya, banyak kesulitan dialami banyak orang yang merupakan anggota keluarga-keluarga ini, siang-malam. Belum lagi, para keluarga yang sama ini juga dikejutkan sehari sebelumnya oleh serombongan pasukan tentara Israel yang menyerbu komunitas dan menghancurkan tenda-tenda mereka, hingga rata dengan tanah.[]

3 Anggota Mossad Bunuh Diri dalam Setahun

    Tiga orang yang bekerja untuk dinas rahasia Israel 'Mossad' bunuh diri dalam setahun. Media Israel Channel 12 mengabarkan, Ayalon Shapira merupakan orang Mossad pertama yang membunuh dirinya. Ayalon ditemukan tak bernyawa pada 26 Maret 2020. Ayah Ayalon mengatakan, masalah psikologis ikut memicu sang anak mengakhiri hidupnya. Sebelum bunuh diri, kata dia, putranya sempat menyambangi psikiater. Kasus kedua tercatat pada bulan Juni di tahun yang sama. Dan sembilan bulan kemudian, seorang pegawai Mossad lainnya bunuh diri. Tapi Channel 12 tak memberikan detail peristiwa. Lembaga intelijen berpusat di Tel Aviv ini mengatakan tiga kasus tersebut merupakan pelajaran bagi Mossad.  Lembaga mengaku sedang meningkatkan sistem dan perangkat sehingga kejadian ini tak lagi terulang.[] Anadolu

Tentara Israel Terluka oleh Penembak Jitu Perlawanan Palestina

Seorang tentara pendudukan Israel dikabarkan terluka akibat aksi penembak jitu Perlawanan di perbatasan Gaza hari ini. Media Israel melaporkan bahwa penembak jitu Perlawanan melepaskan tembakan dari Gaza di perbatasan utara daerah kantong yang terkepung, melukai seorang tentara Israel. Jubir Militer Israel pun mengonfirmasi laporan tersebut. Situs berita Walla Israel mengomentari insiden tersebut dengan mengatakan bahwa itu adalah tanggapan dari kelompok Perlawanan Palestina terhadap pertemuan antara Presiden atau Kepala Otoritas Palestina (PA), Mahmoud Abbas, dan Menteri Perang Israel Benny Gantz kemarin. []

Faksi Nasional dan Islam Palestina Kutuk Pertemuan Mahmoud Abbas-Benny Gantz

Faksi nasional dan Islam mengutuk pertemuan antara Presiden Otoritas Palestina (PA), Mahmoud Abbas, dan Menteri Perang Israel, Benny Gantz, di wilayah pendudukan 1948. Abbas telah mengadakan pembicaraan dengan Menteri Perang Israel selama kunjungan langka ke rumah Gantz. Jubir gerakan Jihad Islam (IJ), mengatakan kepada QNN bahwa pertemuan itu “mendukung kebijakan pendudukan terhadap rakyat Palestina di tengah serangan oleh pemukim ekstremis dan tentara Israel, yang dieksekusi atas perintah Menteri Perang Israel, Benny Gantz”. “Pertemuan semacam itu hanya bertujuan untuk mendukung kerja sama keamanan dan kepentingan beberapa pejabat PA,” tambahnya. Dalam konteks yang sama, Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) mengatakan dalam siaran pers bahwa pertemuan itu terjadi “di tengah serangan kejam oleh rezim pendudukan dan pemukimnya” dan menggambarkan pertemuan itu sebagai “pengkhianatan terhadap darah para martir, penderitaan para tahanan, dan semua korban entitas [zionis], yang

Kesehatan 3000 Anak Yaman dalam Kondisi Kritis

  Menteri Hak Asasi Manusia Yaman Ali Dailami mengungkapkan, lebih dari tiga ribu anak membutuhkan berobat ke luar negeri. Kebutuhan urgen ini lantaran kondisi kesehatan mereka yang kritis dan terbatasnya fasilitas kesehatan di Yaman.  "Anak-anak di Yaman menjadi sasaran kejahatan agresi koalisi militer Arab Saudi selama lebih 7 tahun. Keadaan diperparah dengan blokade, bencana kelaparan dan pengungsian," kata Dailami dalam jumpa pers di Sana'a, Senin, 27 Desember 2021. Anak-anak di Yaman, kata dia, tak pernah lepas dari serangan koalisi. Nyawa mereka senantiasa terancam baik di rumah, sekolah, rumah sakit, pasar maupun tempat ibadah. Bahkan koalisi juga menjadikan mereka target.  Sementara korban meninggal secara umum, per Desember 2021, telah mencapai 377 ribu sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini. Mereka menyerang tetang

Hamas Peringati 13 Tahun Serangan Israel di Wilayah Palestina

Kementerian Dalam Negeri yang dikelola Hamas di Jalur Gaza pada Senin (27/12/2021) menandai peringatan 13 tahun serangan Israel tahun 2008 di wilayah Palestina. Kementerian menyelenggarakan upacara untuk menandai peringatan itu, dengan sebuah karangan bunga diletakkan di atas tugu peringatan yang didirikan untuk mengenang mereka yang tewas selama serangan Israel. Lebih dari 2.000 warga Palestina tewas dalam operasi tiga minggu Israel, termasuk puluhan anak-anak dan wanita. Sebanyak 13 warga Israel juga tewas dalam serangan oleh faksi-faksi Perlawanan Palestina. Hampir 200 warga Palestina, sebagian besar personel keamanan, tewas pada hari pertama serangan Israel di daerah kantong tepi laut. Wakil Menteri Luar Negeri, Nasser Musleh mengatakan pendudukan Israel ingin menghancurkan front internal Gaza dan menciptakan perpecahan di antara pasukan keamanan. Kami "akan terus menjaga keamanan dan stabilitas," kata Musleh, bersumpah untuk tidak "mengizinkan siapa pun merusak keam

Mengapa Dunia Bungkam Saksikan Israel Terus Hancurkan Rumah Warga Palestina?

Foto-foto berikut ini menunjukkan sebuah keluarga Palestina duduk di puing-puing rumah mereka setelah dihancurkan oleh buldoser rezim penjajah Israel di Jabel Al-Sundas, utara al-Khalil. Aksi penghancuran rumah-rumah ini, membuat penghuninya kehilangan tempat tinggal dalam cuaca dingin saat ini. "Rumahku musnah. Hasil kerja keras sepanjang hidupku hilang..", keluh seorang wanita Palestina lain sambil menangis ketika dia melihat buldoser rezim Israel menghancurkan rumahnya di daerah Jabel Al-Sundas, Al-Khalil utara tersebut. Mengapa dunia bungkam dan menutup mata terhadap aksi penghancuran rumah-rumah dan pembersihan etnis Israel terhadap Palestina? []

Israel Kembali Hancurkan Rumah Warga Palestina di Yerusalem Timur dan Usir Paksa 23 Orang Penghuninya

Rezim pendudukan Israel pada hari Selasa (28/12/21) menghancurkan sebuah rumah tiga lantai milik warga Palestina di lingkungan al Isawiyyeh di Yerusalem Timur yang diduduki, dan mengusir paksa 23 orang yang merupakan penghuninya, kantor berita lokal melaporkan. Pemilik rumah, Nidal Yassin Mustafa, mengatakan bahwa staf kota yang dilindungi oleh polisi pendudukan Israel mengepung area di mana bangunan itu berada dan menghancurkan bangunan itu dengan dalih rumah tersebut dibangun tanpa izin. Nidal Mustafa mengatakan 23 orang telah tinggal di dalam rumah ini, mencatat bahwa mereka semua menjadi tunawisma karena ditinggalkan di jalan. Berbicara kepada kantor berita Safa, Nidal mengatakan bahwa keluarga menerima catatan pertama yang meminta mereka membayar denda NIS90.000 ($29.000) tujuh tahun lalu. Dia mengatakan keluarganya membayar denda, tetapi pemerintah kota meminta mereka untuk membayar denda baru senilai NIS140.000 ($45.000).  "Kami telah membayar NIS40.000 ($13.000)," kat

PM Israel Naftali Bennett Isolasi Mandiri Usai Putrinya Positif Corona

Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett melakukan isolasi mandiri di rumahnya sejak Minggu lalu dan tengah menunggu hasil tes PCR COVID-19 setelah putrinya yang berusia 14 tahun dinyatakan positif terkena virus Corona, kata kantornya. Bennett meninggalkan rapat mingguan Kabinetnya dan pulang ke rumah pribadinya setelah mengetahui tes positif putrinya, yang terjadi di tengah infeksi yang menyebar cepat di Israel yang disebabkan oleh varian Omicron. Putri Bennett telah divaksinasi terhadap COVID-19. Kantor PM tidak mengungkapkan apakah dia telah terinfeksi oleh Omicron atau varian Delta yang juga lazim di Israel. Sebelum sidang Kabinet dimulai, Bennett, yang mendapat suntikan booster vaksin pada 20 Agustus, dan anggota Kabinetyang lain melakukan tes antigen cepat dan menerima hasil negatif. Bennett mendapat kecaman publik setelah istri dan anak-anaknya pergi berlibur ke luar negeri awal bulan ini, meskipun dia menyerukan kepada warga Israel untuk membantu membendung penyebaran Omicron de

Yaman Pukul Mundur Agresor di Wilayah Perbatasan

Angkatan bersenjata Yaman selangkah lagi membebaskan Provinsi Jawf dari pendudukan koalisi militer Arab Saudi. Jawf merupakan wilayah utara Yaman yang luasnya hampir sama dengan Jawa Tengah dan berbatasan dengan Saudi. Perkembangan di Jawf dicapai setelah tentara Yaman bekerja sama dengan kelompok perlawanan rakyat setempat merebut kembali distrik pusat administrasi di Jawf,  Khabb wa ash-Sha'af. Selain wilayahnya luas,  distrik ini merupakan area strategis. Menurut juru bicara Tentara Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, pihaknya juga telah membebaskan 1.200 kilometer persegi di Jawf. Tentara Yaman telah menyisir area ini dan memastikan pasukan agresor sudah hengkang. Wilayah-wilayah padang pasir di Jawf juga kini terbabas dari pasukan agresor. Yahya menegaskan, Tentara Yaman akan melanjutkan operasi pembebasan demi membela kedaulatan negaranya. "Tentara Yaman punya cara untuk mengahadapi agroser dukungan Amerika Serikat ini. Kami siap merespons setiap serangan mereka,"

[VIDEO] - Tentara Israel Hancurkan 5 Hektar Ladang Stroberi Milik Warga Gaza

Sekitar 5 hektar ladang stroberi yang terletak di wilayah utara dekat perbatasan Israel, hancur setelah tank dan buldoser tentara Zionis memasuki area pertanian di Jalur Gaza. Buldoser Israel dan tank Merkava menghancurkan perkebunan stroberi di Beit Lahia Gaza kemarin pagi, dekat dengan pagar utama.  Sebuah laporan singkat media tentang insiden tersebut, termasuk wawancara dengan pemilik pertanian Abu Sameeh Qa'dan, menunjukkan bahwa Israel menghancurkan kebun stroberi Beit Lahia miliknya juga tahun lalu, karena letaknya yang dekat dengan pagar utama. Tank dan buldoser Israel secara teratur lalu lalang di wilayah Gaza untuk menghancurkan pertanian di tanah milik pribadi; jika lahan tersebut dianggap oleh IDF dekat dengan pagar utama. Inilah salah satu risiko tak terhitung yang dihadapi para petani Gaza yang putus asa saat mereka mencoba mencari nafkah di tanah milik mereka! []

Tokoh Penentang Apartheid Afrika dan Aktivis Pro-Palestina Desmond Tutu Meninggal Dunia

Bukan hanya Afrika Selatan, melainkan seluruh Dunia berduka atas kematian aktivis besar Desmond Tutu yang dikenal karena perjuangannya melawan apartheid dan atas dukungannya untuk perjuangan Palestina melawan penjajahan rezim Israel. Uskup Agung Desmond Tutu meninggal dunia pada Minggu, 26 Desember 2021. Tokoh anti-aparteid ini tutup usia pada umur 90 tahun.   Desmond Tutu adalah pemenang Nobel Perdamaian pada 1984 atas kampanye damainya untuk melawan masalah apartheid di Afrika Selatan.   Desmond Tutu meninggal di Cape Town. Kabar meninggalnya pun diumumkan langsung oleh Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa.   "Presiden Cyril Ramaphosa mengungkapkan, atas nama seluruh rakyat Afrika Selatan, kesedihannya yang mendalam atas meninggalnya hari ini, Minggu 26 Desember 2021, Uskup Agung Emeritus Desmond Mpilo Tutu",  tulisnya dalam situs resmi Pemerintah, dikutip Senin (27/12/2021).   Presiden Ramaphosa juga menggambarkan Desmond Tutu sebagai patriot tanpa tandingan, juga cend

Hamas Berbelasungkawa atas Wafatnya Desmond Tutu

   Kelompok perlawanan Hamas menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Desmond Tutu, aktivis penentang apartheid di Afrika Selatan. Tutu menghembuskan nafasnya yang terakhir pada Ahad, 26 Desember 2021, di usia 90 tahun. "Seperti Afrika Selatan, Palestina merasa kehilangan sosok pahlawan sesungguhnya, pembela hak asasi manusia, penentang rasisme, dan pembela setia Palestina di banyak forum internasional," kata Hamas. Belasungkawa disampaikan untuk keluarga mendiang, Pemerintah Afrika Selatan,  dan orang-orang yang berduka atas kepergian Uskup Agung ini. Hamas mengatakan, salah satu yang senantiasa diperjuangkan Tutu selama hidupnya ialah kemerdekaan Palestina. Ia menentang pendudukan dan rasisme Israel. Perjuangan Tutu, lanjut Hamas, akan selalu menjadi inspirasi bagi para pendukungnya, pengagumnya, dan masyarakat Afrika Selatan secara umum. Hingga harapannya terwujud: berakhirnnya penjajahan Israel di bumi Palestina.[]   QNN

Pemukim Ekstremis Israel Serang Desa Burqa, Ratusan Warga Palestina Terluka

Tasnim News Agency melaporkan lebih dari 120 warga Palestina terluka oleh pasukan penjajah Israel yang melindungi ratusan pemukim ekstremis Yahudi penyerang desa Burqa, di barat laut Nablus, pada Kamis (23/12/2021) malam. Menurut sumber-sumber lokal, lusinan bus berisi ratusan pemukim ekstremis Israel terlihat mangkal di Route 60, tak jauh dari desa Burqa. Mereka berdiri di jalan utama Jenin-Nablus untuk memblokir jalur lalu lintas warga Palestina. Para pemukim ekstremis itu juga menyerang beberapa kendaraan dan setidaknya tiga rumah milik warga Palestina serta sebuah tempat cuci mobil, di pinggiran desa Burqa. Tak hanya itu saja, mereka bahkan merusak beberapa batu nisan di sebuah kuburan di desa tersebut. Sementara pasukan pendudukan yang datang melindungi para pemukim, juga ikut menyerang warga Palestina dengan menembakkan peluru karet berlapis logam, tabung gas air mata dan bom suara secara intensif, melukai lebih dari 127 warga Palestina. Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bah

Krisis Donasi, PBB Terpaksa Potong Bantuan ke Yaman

Badan Pangan Dunia PBB terpaksa memotong bantuan ke Yaman lantaran mengalami kriris donasi. PBB mengingatkan potensi gelombang korban kelaparan melanda tetangga selatan Arab Saudi ini. Selama hampir delapan tahun, koalisi militer Saudi telah menciptkan apa yang PBB sebut sebagai krisis kemanusiaan terparah di dunia. Setidaknya 377.000 nyawa di Yaman melayang hingga akhir tahun ini. Sebanyak 4 juta orang menjadi pengungsi di negerinya sendiri. Pada September 2021, PBB mengingatkan 16 juta orang Yaman berpotensi jatuh dalam bencana kelaparan Meski demikian, PBB hanya dapat menyalurkan bantuan makanan kepada 11,1 juta jiwa pada November 2021. "Mulai Januari, 8 juta orang akan mendapatkan jatah makanan yang telah dipangkas. Sementara 5 juta yang rentan tergelincir ke dalam bencana kepalaran masih menerima jatah secara penuh," kata Badan Pangan seperti dikutip Al-Jazeera , 22 Desember. Menurut badan urusan anak di PBB (UNICEF), sekitar 2,3 juta anak Yaman di bawah usia lima tahun

2.412 Wanita Tewas di Yaman Akibat Agresi

Sebanyak 2.412  wanita tewas di Yaman akibat agresi koalisi militer Arab Saudi sejak 26 Maret 2015 hingga 8 Desember 2021. Laporan ini dikeluarkan oleh organisasi pemerhati hak asasi perempuan dan anak, Entesaf, ketika mengakhiri 16 hari kampanye menentang kekerasan terhadap perempuan.  Jumlah kekerasan terhadap wanita meningkat 63 persen sejak Yaman dilanda agresi dan blokade. Angka kekerasan meningkat di wilayah yang diduduki pasukan koalisi Saudi. Hak dasar wanita dalam mengakses layanan kesehatan terampas.  Rumah sakit dan fasilitas kesehatan hancur; penyebaran wabah penyakit tak terbendung; jumlah pengidap malnutrisi meroket, khususnya di kalangan ibu hamil dan menyusui.  Menurut laporan, 1,2 juta perempuan terindikasi menderita kekurangan gizi. Separuhnya merupakan ibu hamil.  Selain itu, ada 65 ribu pasien kanker tumor. Sebagian besar adalah perempuan yang menghadapi resiko kematian.   Meski demikian, Riyadh tetap mencegah obat-obatan masuk dengan memblokade akses keluar-masuk Y

Agresor Saudi Ketakutan Sejumlah Kota Perbatasannya Direbut Tentara dan Pejuang Yaman

Agresor Saudi dikabarkan telah mengirim sejumlah pasukan bayaran dan para anteknya di Yaman ke beberapa kota di perbatasan. Langkah ini diambil Riyadh setelah Tentara Yaman berhasil merangsek maju di kota-kota Jizan dan Najran, dan sukses menduduki kawasan-kawasan luas di kedalaman wilayah Saudi. Milisi bayaran ini pada awalnya akan dikirim ke Ma’rib untuk membantu kaki tangan Saudi. Namun dinamika terbaru lapangan memaksa Riyadh mengganti prioritasnya melindungi kota-kotanya di perbatasan, karena dikhawatirkan akan jatuh ke tangan Tentara dan Pejuang Yaman. Pengiriman milisi bayaran ke perbatasan Saudi dilakukan di saat para kaki tangan Riyadh sendiri sudah kehilangan kekuatan mereka di Yaman. Hal ini lebih jelas terlihat dalam sejumlah front pertempuran di Ma’rib. Seperti diketahui, dalam sebulan terakhir Provinsi Ma’rib menjadi ajang pertempuran dahsyat antara Tentara dan Pejuang Rakyat Yaman melawan milisi pro-Hadi. Sumber-sumber Yaman mengabarkan, sebanyak 53 komandan dan perwira

Wanita Palestina Teraniaya di Rutan Israel

  Poros perlawanan berjanji membalas kekejaman Israel terhadap tahanan wanita Palestina. Hal ini disampaikan Hamas, Jihad Islam dan Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP). "Tindakan biadab itu tak akan kami biarkan tanpa pembalasan. Kami tak akan membiarkan tahanan sendirian melawan represi petugas rutan," kata Kepala Biro Urusan Tahanan Hamas, Zaher Jabbarin seperti dikutip Qudsnen.co, 19 Desember 2021. Penjaga sel dilaporkan berkali-kali memukul para tahanan wanita dan mengurung 3 orang di antaranya dalam ruang isolasi.  Ketiganya adalah Shorouq Dwayyat, Marah Bakir, dan Muna Qa’dan Menurut media Palestina WAFA, 32 wanita Palestina dalam Damon, salah satu rutan Israel, berada dalam kondisi sangat memprihatikan. Mereka menghabiskan waktunya hari demi hari dalam ruangan yang lembap, khususnya di musim dingin. Penjaga juga memutus aliran listrik ke dalam sel, membuka hijab tahanan dengan paksa dan melemparkan gas air mata ke mereka. Sementara kerabat yang ingin menjen

Anggota Parlemen Hamas Kutuk Langkah PA Hukum 35 Aktivis Palestina di Tepi Barat

Anggota parlemen Palestina, Atef Odwa mengutuk Otoritas Palestina (PA) karena menghukum 35 aktivis Palestina di Tepi Barat yang diduduki, menekankan tindakan ini "tidak sah dan tidak seharusnya berlaku", kantor berita Safa melaporkan. Odwa, yang merupakan anggota dari blok parlemen Perubahan dan Reformasi Hamas, menekankan bahwa keputusan pengadilan PA didasarkan pada "hukum rimba dan otoritarianisme" yang diwakili oleh Pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas. "PA menganggap kebenaran, transparansi, dan kredibilitas sebagai kejahatan," katanya. "Mengejar orang-orang mulia dan menahan mereka di Palestina mencerminkan citra kotor dan terkutuk yang tidak dapat diterima oleh orang Palestina merdeka." Mengacu pada aktivis yang ditahan, Odwa mengatakan, "Kami akan mengangkat posisi para pahlawan ini karena mereka berpegang pada hak dan berbicara tentang hak dengan cara yang merugikan orang-orang yang korup." "Kami tidak mempercayai peradilan

KOSPY Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan 5.250 US$ untuk Palestina dan Yaman

Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (Kospy) Jakarta kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan sejumlah 5.250 US$  melalui kantor Islamasil, dengan rincian alokasi bantuan senilai 1.000 US$  untuk warga Palestina, dan 4.250 US$  untuk warga Yaman. Penyaluran bantuan ini diserahkan perwakilan Kospy kepada pihak Islamasil pada Senin (20/12/2021). Seperti sebelumnya, bantuan kali ini yang jumlahnya setara Rp75.337.500 tersebut juga berasal dari sumbangan sukarela masyarakat Indonesia yang periode pengumpulannya berlangsung sejak bulan Juli sampai dengan Desember 2021. Kospy kembali membuka kesempatan bagi para dermawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang ingin memberikan donasi atau sumbangan pada tahap berikutnya, seraya menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang selama ini telah mendukung aksi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina dan Yaman. Semoga Allah SWT berkenan mempercepat kemenangan untuk bangsa Palestina dan Yaman yang tertindas, dan mudah-mudaha

Israel Penjarakan Seorang Ibu Balita di Tepi Barat

Israel menjebloskan seorang wanita Palestina, 27 tahun, Shurouq al-Badan, ke dalam tahanan. Ibu bagi seorang anak berusia 5 tahun ini mendekam dalam penjara Israel untuk ketiga kalinya dalam kurun dua tahun. Media Palestina WAFA melaporkan, 16 Desember 2021, wanita asal Bethlehem ini ditahan pertama kali pada tahun 2019. Pada waktu itu, ia merasakan dinginnya lantai 'tahanan administratif' selama setahun tanpa pengadilan. Pada akhir September tahun lalu, Israel menangkapnya lagi dan mengurungnya selama enam bulan. Tapi Shuroq hanya menghirup udara bebas enam bulan saja sebelum akhirnya ditangkap lagi pada 8 Desember 2021. Kali ini, Israel menuntutnya hukuman 'tahanan administratif' selama empat bulan. Tel Aviv berdalih ibu satu anak ini terlibat dalam aktivitas perlawanan terhadap pendudukan Israel. Menurut WAFA, 32 wanita Palestina dalam Damon, salah satu rutan Israel, berada dalam kondisi buruk. Mereka menghabiskan waktunya hari demi hari dalam ruangan yang lembab, k

Seni Sulam Palestina Masuk Warisan Budaya UNESCO

  UNESCO resmi memasukkan seni sulam tradisional masyarakat Palestina, Tatrezz, dalam daftar warisan budaya takbenda (ICH), Rabu, 15 Desember 2021. Pengumuman ini disampaikan dalam pertemuan Komite UNESCO ke-16 di Paris, Perancis. Masuknya Tatreez dalam warisan UNESCO, kata Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh, membantu melindungi identitas masyarakat Palestina. Apalagi penjajah Israel  telah berupaya mempromosikan Tatreez sebagai bagian dari budayanya. Palestina, menurut Shtayyeh, menghadapi rezim penjajah yang berupaya merampok apa yang mereka tidak miliki. Tradisi Tatreez yang dimasukkan dalam ICH meliputi praktek, keterampilan, pengetahuan dan ritus.  Keterampilan ini dimiliki banyak wanita Palestina karena mereka mempelajarinya sejak kecil. Walau berasal dari desa-desa, namun kini telah menjadi tradisi umum termasuk bagi diaspora Palestina. Walhasil, tradisi ini dapat ditemukan di berbagai wilayah di Palestina. Biasanya mereka menyulam untuk menghiasi pakaian tradisional &#

Mayoritas Warga Saudi Menentang Normalisasi dengan Israel

Mayoritas warga Arab Saudi menentang normalisasi diplomatik dengan Israel. Menurut survei Washington Institute, 77 persen warga Saudi menilai normalisasi negara-negara Arab dengan Israel sebagai kebijakan keliru. Sebaliknya, hanya 16 persen yang meyakini normalisasi sebagai kebijakan benar. Sisanya tak menjawab atau tidak tahu. Jumlah pendukung normalisasi merosot tajam jika dibandingkan bulan Juli 2021 yang berjumlah 36 persen. "Sebagian besar publik Saudi menentang normalisasi formal dengan negara Yahudi itu," kata peneliti politik David Pollock seperti dilansir website Washington Institute. Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko telah mengumumkan normaliasi hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 2020. Mereka menyusul Mesir dan Yordania yang masing-masing telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sejak 1979 dan 1994. UEA dan Bahrain secara resmi meneken normalisasi dengan Israel dalam sebuah seremoni Gedung Putih, Amerika Serikat, 15 September 2020. Penanda

2 Anak Tewas Akibat Serangan Udara Saudi di Yaman

  Jet tempur koalisi militer Arab Saudi membombardir sebuah permukiman sipil di barat laut Provinsi Hajjah, Yaman. Serangan ini menelan setidaknya tiga korban jiwa: dua anak dan seorang perempuan lanjut usia.   Menurut media setempat, Almashirah TV, serangan mematikan itu berlangsung pada Ahad, 12 Desember, dan mengenai sebuah rumah milik Yahya Mahdi di area Harad, Hajjah.  Seorang perempuan 60 tahun dan dua anak tewas ketika ledakan menghantam rumah Yahya. Dua orang lainnya terluka.  Beberapa jam sebelumnya, Riyadh juga meluncurkan tiga serangan ke provinsi yang berbatasan dengan wilayah selatan Saudi ini. Seorang anak Nasser Qahtan di distrik Abs terluka akibat terkena ledakan sisa bom curah milik agresor. Luka Qahtan kemudian menyebabkan tangan dan kakinya diamputasi.    Sementara sehari sebelumnya, jet-jet Saudi menjatuhkan bom lebih dari 50 kali di berbagai provinsi Yaman, termasuk Ma'rib, Hudaydah dan Sa'ada.  Hingga kini, korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu l

PM Israel Gelar Kunjungan Perdana ke UEA

   Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengunjungi Uni Emirat Arab, Ahad, 12 Desember 2021. Kedatangan Bennet untuk menemui penguasa de-facto UEA, putra mahkota Pangeran Syeikh Mohammed bin Zayed. "Saya akan berkunjung ke Uni Emirat Arab hari ini, kunjungan pertama yang pernah dilakukan seorang perdana menteri Israel," kata Bennet dalam sebuah pertemuan dengan kabinetnya, Ahad, seperti dilansir Palestine Chronicle . Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari Abu Dhabi. UEA, Bahrain, Sudan dan Maroko telah mengumumkan normaliasi hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 2020. Mereka menyusul Mesir dan Yordania yang masing-masing telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sejak 1979 dan 1994. UEA dan Bahrain secara resmi meneken normalisasi dengan Israel dalam sebuah seremoni Gedung Putih, Amerika Serikat, 15 September 2020. Penandatanganan normalisasi diperkenalkan dengan nama 'Kesepakatan Abraham.' Sejauh ini, sekitar 200 ribu warga Israel tel

Pesawat Tempur Saudi Serang Fasilitas Air Desa di Yaman

  Koalisi militer Arab Saudi kembali melancarkan serangan udara ke permukiman warga sipil di Yaman, menurut laporan pejabat militer setempat, Kamis 9 Desember 2021. Misil Saudi menyasar perusahaan air pedesaan di distrik Thawra, Sana'a. Rumah dan properti penduduk di sekitarnya ikut rusak, seperti dilansir Hodhod Yemen News Agency. Serangan udara juga menyasar fasilitas jaringan komunikasi di Almahajar, distrik Hamdan, di samping menyasar area Dhabwa, distrik Sanhan. Agresi ke Ibu Kota ini terjadi setelah Saudi menggelar 25 serangan udara ke Aljubah dan Sirwah di Provinsi Ma'rib.  Sementara korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini. Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan itu lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana'a. Koalisi ju

Hamas dan Rusia Diskusi Rekonsiliasi Internal Palestina

    Hamas dan Pemerintah Rusia mendiskusikan perkembangan terkini Palestina di Moskow, Rabu 8 Desember 2021. Hamas mengirimkan delegasinya dari biro politik: Dr. Musa Abu Marzouq dan Ezzat El-Rishq. Keduanya ditemani oleh perwakilan Hamas di Rusia. Mereka berdiskusi dengan Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, perwakilan Presiden Rusia khusus untuk Timur Tengah, Mikhail Bogdanov, dan sejumlah pejabat tinggi Kementerian. Dalam pertemuan, Hamas menjelaskan berbagai aksi kriminal yang dilakukan Israel di Yerusalem, Tepi Barat, dan Gaza. Oleh karena itu, kata Hamas, rakyat Palestina berhak melawan segala bentuk penindasan. Musa Abu Marzouq dan timnya menggarisbawahi bahwa pelanggaran hukum yang terus-menerus dilakukan Tel Aviv terhadap rakyat Palestina memicu eskalasi bentrok. Pada kesempatan itu, Musa juga menyampaikan pentingnya persatuan bangsa dan visi gerakan untuk mengakhiri perpecahan dalam Palestina. Sementara perwakilan Presiden Vladimir Putin mengatakan, pertemuan ini merupakan bagia

Bantuan untuk Pengungsi Palestina di Ujung Tanduk

  Kepala Badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzar mengatakan, krisis keuangan telah mengguncang lembaganya. Seperti dilaporkan Middle East Monitor awal Desember ini, lembaga yang berkantor di Yordania dan Gaza ini tak mampu membayar gaji 28 ribu karyawannya.  Hingga kini, UNRWA menjalankan sejumlah sekolah, klinik, dan program distribusi pangan untuk jutaan keluarga pengungsi Palestina terdaftar. Lembaga mendistribusikan bantuan ke pengungsi yang tersebar di berbagai negeri Timur Tengah ini sejak mereka diusir oleh Israel pada 1948. Akibat krisis ini, Lazzarini memperingatkan, sejumlah layanan vital terhadap jutaan pengungsi terancam mandek di tengah pandemi Covid-19. "Apabila layanan kesehatan dikorbankan di tengah pandemi, program vaksinasi Covid-19 akan berhenti," katanya. "Layanan ibu dan anak akan berhenti; setengah juta anak perempuan dan laki-laki tidak mendapatkan kepastian akan keberlanjutan sekolahnya; dan dua juta pengungsi paling

Israel Tangkap 9 Orang Pelestina Termasuk Anak 11 Tahun

  Tentara Israel menangkap setidaknya sembilan orang Palestina, termasuk anak 11 tahun. Penangkapan dilakukan tengah malam di sejumlah tempat, Tepi Barat, Senin 6 Desember 2021. Media setempat WAFA melaporkan, Israel meringkus 3 orang Palestina, termasuk seorang bekas tahanan dan seorang mahasiswa di Desa Silwad, utara Kota Ramallah. Masih di utara Kota, tepatnya di Desa Burqa, tentara Israel menggerebek dan menggeledah rumah warga setempat. Penangkapan lainnya digelar di Ni'lin, Deir Qaddis, Kharbatha Bani Harith dan Bil'in, di barat Ramallah. Di sana, para tentara memaksa masuk dan menggeledah sejumlah rumah warga. Hampir setiap hari, tentara Israel menggerebek rumah-rumah warga Palestina yang memicu bentrok dengan penduduk setempat. Mereka melakukan itu dengan dalih mengejar 'buron'. Menurut lembaga pemerhati tahanan Palestina, Palestine Center for Prisoner Studies, Israel melakukan 365 penangkapan selama November 2021. Delapan di antaranya perempuan dan 44 adalah a

Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan AS Milik Saudi

  Pasukan pertahanan dan poros perlawanan Yaman menembak jatuh drone tempur buatan Amerika Serikat milik Arab Saudi. Pesawat tanpa awak itu remuk di langit Ma'rib, provinsi kaya minyak bagian tengah Yaman, Sabtu, 4 Desember 2021. "Pertahanan udara kami menembak jatuh sebuah drone mata-mata buatan AS  'ScanEagle' di area Juba, Ma'rib," kata juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, seperti dilansir Tasnim. Dengan demikian, kata Saree, Yaman telah menjatuhkan 7 drone tipe yang sama pada tahun ini. Ia bilang, tentara Yaman akan melakukan seluruh kekuatannya dengan fasilitas yang ada untuk mempertahankan kedaulatan negaranya. Sementara di barat daya Yaman, Saudi menyerang Provinsi Ta'iz sehingga menewaskan 17 orang, termasuk anak-anak. Riyadh terus membombardir tetangganya yang miskin ini  dengan mengabaikan seruan masyarakat internasional untuk menghentikan agresi. Korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yam

Pasukan Israel Hancurkan Rumah-rumah Warga Desa Al-Markez

Pasukan pendudukan Israel menghancurkan rumah-rumah warga Palestina dan tempat penampungan domba di desa Al-Markez di Masafer Yatta. Aksi tersebut membuat penduduk setempat kehilangan tempat tinggal di tengah cuaca dingin yang sedang melanda. []