Langsung ke konten utama

Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan AS Milik Saudi

 




Pasukan pertahanan dan poros perlawanan Yaman menembak jatuh drone tempur buatan Amerika Serikat milik Arab Saudi. Pesawat tanpa awak itu remuk di langit Ma'rib, provinsi kaya minyak bagian tengah Yaman, Sabtu, 4 Desember 2021.

"Pertahanan udara kami menembak jatuh sebuah drone mata-mata buatan AS  'ScanEagle' di area Juba, Ma'rib," kata juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, seperti dilansir Tasnim.

Dengan demikian, kata Saree, Yaman telah menjatuhkan 7 drone tipe yang sama pada tahun ini. Ia bilang, tentara Yaman akan melakukan seluruh kekuatannya dengan fasilitas yang ada untuk mempertahankan kedaulatan negaranya.

Sementara di barat daya Yaman, Saudi menyerang Provinsi Ta'iz sehingga menewaskan 17 orang, termasuk anak-anak. Riyadh terus membombardir tetangganya yang miskin ini  dengan mengabaikan seruan masyarakat internasional untuk menghentikan agresi.

Korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini.

Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan itu lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana'a. Koalisi juga berhasrat menghancurkan kelompok perlawanan di Yaman, Houthi Ansarullah.

Kebanyakan korban tewas dari kalangan anak-anak dan perempuan. Jutaan masyarakat Yaman terancam bencana kelaparan akibat lulu lantaknya infrastruktur dalam negeri.  

Walau telah memorakporandakan negara lain, Saudi belum juga mencapai tujuannya. Bahkan dengan perkembangan poros perlawanan yang dibantu angkatan bersenjata Yaman, menurut berbagai pengamat, Saudi hampir mustahil menduduki Sanaa.[]